Khamenei: Tanda Tangan Presiden AS ‘Tidak Bernilai dan Tidak Sah’
Berdasarkan laporan, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengecam serangan Amerika Serikat terhadap Iran dan menyatakan bahwa pelanggaran berulang atas kesepakatan menunjukkan bahwa tanda tangan presiden AS “tidak bernilai dan tidak sah.” Pernyataan tersebut dirilis oleh penyiar negara IRIB.
Menurut data yang beredar di media internasional, eskalasi militer antara AS dan Iran menyebabkan korban dan kerusakan infrastruktur pada kedua belah pihak. Sumber lokal menyebutkan bahwa Iran melaporkan puluhan tewas dan ratusan luka-luka akibat serangkaian serangan; istilah yang digunakan pihak Iran untuk korban mereka adalah “tewas.” Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti korban dan detail serangan yang diklaim masing-masing pihak.
Hingga laporan ini ditulis, ketegangan tetap tinggi di wilayah Teluk dan upaya diplomatik untuk meredakan situasi belum menunjukkan hasil signifikan. Sumber lokal juga menyebut adanya kerusakan pada fasilitas publik seperti pembangkit listrik dan instalasi air, namun rincian lebih lanjut belum terkonfirmasi.
Pernyataan Khamenei menegaskan sikap Tehran terhadap kebijakan AS dan menyorot kepercayaan yang runtuh terhadap perjanjian bilateral. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan tambahan dan akan memperbarui berita ini setelah mendapat konfirmasi dari sumber independen.
Photo by: Inimafoto A, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel