Kepresidenan Palestina Kutuk Serangan Israel di Kamp Qalandia dan Desak Aksi Internasional Segera
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh agen berita Palestina WAFA, Kepresidenan Palestina mengecam keras agresi Israel yang berkelanjutan terhadap kamp pengungsi Qalandia di utara Jerusalem yang diduduki, serta tindakan penyertanya seperti penangkapan dan pembongkaran bangunan. Menurut data yang disampaikan oleh beberapa media internasional dan lokal, operasi militer tersebut melibatkan kendaraan lapis baja, buldoser, dan sejumlah besar pasukan, serta berujung pada puluhan penangkapan dan beberapa warga terluka.
Kepresidenan menilai tindakan ini termasuk dalam skema sistematis yang menargetkan kamp-kamp pengungsi Palestina dan berupaya menyingkirkan hak-hak historis yang telah diakui oleh legitimasi internasional. Sumber lokal menyebutkan bahwa pasukan Israel menutup akses masuk kamp, mengubah beberapa rumah menjadi pos militer, serta menghalangi kerja jurnalis di lapangan.
Sumber lokal menyebutkan pula kekhawatiran warga bahwa operasi itu merupakan pendahuluan untuk penggusuran paksa, guna membuka ruang bagi perluasan permukiman di sekitar bekas bandara Atarot. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel mengenai tujuan operasi atau angka pasti korban dan penahanan. Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah rincian yang beredar di media sosial dan laporan lapangan.
Kepresidenan Palestina menyerukan kepada komunitas internasional dan lembaga-lembaga hak asasi untuk segera bertindak menghentikan apa yang disebutnya agresi dan praktik penghancuran infrastruktur sipil, serta untuk melindungi warga sipil pengungsi dan menegakkan hak-hak yang diakui secara internasional. Tim redaksi masih memverifikasi informasi di lapangan dan akan mengupdate berita ini bila ada data terbaru atau konfirmasi resmi dari sumber terkait.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel