Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kedutaan AS Keluarkan Peringatan Setelah Trump Berjanji ‘Memukul’ Iran ‘Dengan Keras’

Admin August 2, 2026 at 10:02
Kedutaan AS Keluarkan Peringatan Setelah Trump Berjanji ‘Memukul’ Iran ‘Dengan Keras’

Berdasarkan laporan Al Jazeera, sejumlah kedutaan besar Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah mengeluarkan peringatan keamanan setelah Presiden Trump menyatakan Amerika Serikat akan ‘memukul’ Iran ‘dengan keras’. Menurut data yang disampaikan oleh kantor-kantor kedutaan, peringatan ini ditempuh sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan eskalasi ketegangan di wilayah tersebut. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanda-tanda serangan militer yang akan segera dilakukan, menurut laporan yang sama. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ancaman tersebut akan berujung pada operasi militer skala besar. Sumber lokal menyebutkan bahwa staf kedutaan dan warga AS di beberapa negara diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti instruksi keselamatan, meskipun rincian peringatan bervariasi antarpos. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memberikan pembaruan bila ada perkembangan baru.

Photo by: John (Giannis) Tekeridis, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.