Israel Menewaskan 11 Warga Palestina, Termasuk Kepala Kepolisian Jabalia
Berdasarkan laporan dari pejabat Palestina, sedikitnya 11 warga Palestina gugur Selasa dalam serangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, termasuk kepala stasiun kepolisian di kamp pengungsi Jabalia dan beberapa petugas polisi. Menurut data yang disampaikan pihak berwenang Gaza, di antara yang gugur adalah Kolonel Mohammed Marwan Salem, direktur stasiun kepolisian Jabalia.
Sumber lokal menyebutkan bahwa jenazah tujuh warga Palestina, termasuk seorang perempuan, dibawa ke Kompleks Medis Al-Shifa dan ke rumah sakit lapangan Amerika setelah sebuah serangan Israel dekat Sekolah Shadia di kawasan Al-Falouja, barat kamp pengungsi Jabalia. Serangan lain dilaporkan terjadi di beberapa bagian Jalur Gaza.
Hingga laporan ini ditulis, angka korban yang dirilis otoritas setempat tetap 11 orang gugur, namun rincian lebih lanjut mengenai identitas seluruh korban dan penyebab tewas setiap individu masih belum jelas. Belum dapat diverifikasi secara independen informasi tentang target dan motif serangan yang disampaikan kedua belah pihak.
Peristiwa ini terjadi di tengah pelanggaran gencatan senjata yang berkelanjutan yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, menurut pernyataan dari sumber-sumber lokal. Gaza Interior Ministry dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa sejumlah petugas kepolisian gugur dalam serangan yang menimpa fasilitas kepolisian di Jabalia.
Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan yang saling bersilangan dari berbagai sumber dan terus mengupayakan konfirmasi tambahan dari sumber medis serta saksi mata di lapangan. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang penargetan militan atau sasaran sipil.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel