Iran Serang Aset Militer AS di Teluk dan Yordania Setelah AS Melancarkan Serangan ke Kota-kota Iran
Berdasarkan laporan, Iran melancarkan serangan rudal dan serangan drone terhadap serangkaian negara Teluk serta Yordania setelah Amerika Serikat melakukan putaran serangan udara ke sejumlah kota di Iran.
Menurut data Pentagon, militer AS melakukan serangan awal pada hari Minggu sebagai respons atas tembakan yang dilakukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terhadap sebuah kapal kontainer berbendera Siprus yang disebut melewati rute yang dianggap tidak sah di Selat Hormuz. IRGC kemudian mengatakan turut menembak kapal lain atas dugaan pelanggaran aturan.
Sumber lokal menyebutkan ledakan terdengar di Bandar Abbas, Sirik, Jask, Pulau Qeshm, dan provinsi Khuzestan. Hingga laporan ini ditulis, sirene serangan udara terdengar di Bahrain dan Uni Emirat Arab, sementara Qatar menyatakan berhasil mencegat serangan rudal yang melukai tiga orang, termasuk seorang anak. Kuwait juga melaporkan upaya mencegat serangan, dan Yordania mengatakan tiga rudal asal Iran jatuh di wilayahnya.
Menurut data resmi IRGC yang dikutip media pemerintah, serangan itu menargetkan fasilitas terkait Amerika Serikat, termasuk pusat komando dan pengendalian serta hangar drone di Yordania, situs radar AS di Kuwait, fasilitas perawatan pesawat jet dan pusat komando di Qatar, serta pusat dukungan logistik kapal dan fasilitas pengisian bahan bakar bagi kapal induk AS di pelabuhan Duqm, Oman. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang sasaran yang hancur atau rusak tersebut.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai jumlah korban tewas atau kerusakan materiil secara rinci di semua lokasi yang disebut. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan pihak-pihak terkait dan menyusun gambaran lengkap kejadian. Sumber lokal menyebutkan bahwa Selat Hormuz diumumkan ditutup oleh otoritas Iran, namun laporan dari sumber internasional mengenai kelanjutan lalu lintas komersial masih berbeda-beda.
Belum ada konfirmasi resmi tentang adanya korban tewas yang dapat diverifikasi; korban terluka dilaporkan di Qatar. Tim redaksi masih memverifikasi identitas dan latar belakang korban serta klaim kerusakan dari kedua belah pihak. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan ini akan memicu eskalasi lebih lanjut di kawasan.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel