Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Iran Serang Aset Militer AS di Teluk dan Yordania Setelah AS Melancarkan Serangan ke Kota-kota Iran

Admin July 12, 2026 at 18:09
Iran Serang Aset Militer AS di Teluk dan Yordania Setelah AS Melancarkan Serangan ke Kota-kota Iran

Berdasarkan laporan, Iran melancarkan serangan rudal dan serangan drone terhadap serangkaian negara Teluk serta Yordania setelah Amerika Serikat melakukan putaran serangan udara ke sejumlah kota di Iran.

Menurut data Pentagon, militer AS melakukan serangan awal pada hari Minggu sebagai respons atas tembakan yang dilakukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terhadap sebuah kapal kontainer berbendera Siprus yang disebut melewati rute yang dianggap tidak sah di Selat Hormuz. IRGC kemudian mengatakan turut menembak kapal lain atas dugaan pelanggaran aturan.

Sumber lokal menyebutkan ledakan terdengar di Bandar Abbas, Sirik, Jask, Pulau Qeshm, dan provinsi Khuzestan. Hingga laporan ini ditulis, sirene serangan udara terdengar di Bahrain dan Uni Emirat Arab, sementara Qatar menyatakan berhasil mencegat serangan rudal yang melukai tiga orang, termasuk seorang anak. Kuwait juga melaporkan upaya mencegat serangan, dan Yordania mengatakan tiga rudal asal Iran jatuh di wilayahnya.

Menurut data resmi IRGC yang dikutip media pemerintah, serangan itu menargetkan fasilitas terkait Amerika Serikat, termasuk pusat komando dan pengendalian serta hangar drone di Yordania, situs radar AS di Kuwait, fasilitas perawatan pesawat jet dan pusat komando di Qatar, serta pusat dukungan logistik kapal dan fasilitas pengisian bahan bakar bagi kapal induk AS di pelabuhan Duqm, Oman. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang sasaran yang hancur atau rusak tersebut.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai jumlah korban tewas atau kerusakan materiil secara rinci di semua lokasi yang disebut. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan pihak-pihak terkait dan menyusun gambaran lengkap kejadian. Sumber lokal menyebutkan bahwa Selat Hormuz diumumkan ditutup oleh otoritas Iran, namun laporan dari sumber internasional mengenai kelanjutan lalu lintas komersial masih berbeda-beda.

Belum ada konfirmasi resmi tentang adanya korban tewas yang dapat diverifikasi; korban terluka dilaporkan di Qatar. Tim redaksi masih memverifikasi identitas dan latar belakang korban serta klaim kerusakan dari kedua belah pihak. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah serangan ini akan memicu eskalasi lebih lanjut di kawasan.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.