Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

Iran Pulihkan Akses Internet Global Setelah Berbulan-bulan Pembatasan

Admin May 27, 2026 at 10:03
Iran Pulihkan Akses Internet Global Setelah Berbulan-bulan Pembatasan

Berdasarkan laporan dari Tasnim yang dikutip oleh Anadolu, Iran mulai memulihkan akses internet internasional setelah berbulan-bulan diberlakukan pembatasan ketat. Menurut data yang disampaikan oleh media negara, proses pencabutan pembatasan dimulai setelah perintah dari Presiden Masoud Pezeshkian untuk mengembalikan kondisi akses internet seperti sebelum Januari 2026.

Laporan menyebutkan pengguna kini kembali dapat mengakses situs-situs internasional, sementara layanan broadband tetap (termasuk FTTH, VDSL, ADSL) serta layanan internet seluler dilaporkan tersedia tanpa pembatasan. Sumber lokal menyebutkan bahwa pada Selasa malam konektivitas telah mencapai sekitar 86 persen, meskipun detail teknis tentang skala dan kecepatan pemulihan berbeda-beda menurut wilayah.

Menurut data dari beberapa media internasional, pemutusan akses hampir total sebelumnya berlangsung selama sekitar 87–88 hari setelah gelombang protes nasional pada 8–9 Januari dan pemburukan situasi keamanan pada akhir Februari yang terkait dengan serangan militer. Media pelaporan juga mengutip estimasi ekonom yang mengatakan pemadaman semacam itu menelan biaya ekonomi puluhan juta dolar per hari dan mengancam jutaan pekerjaan.

Kelompok pemantau dan sejumlah pakar memperingatkan bahwa meskipun akses ke jaringan global dikembalikan, kemungkinan besar akan ada peningkatan sensor dan pemantauan, termasuk pemblokiran atau penyaringan pada aplikasi pesan instan dan portal tertentu. Hingga laporan ini ditulis, cakupan pemulihan dan mekanisme pengawasan yang akan diterapkan oleh otoritas masih belum sepenuhnya jelas.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana kebebasan akses benar-benar pulih atau apakah ada pembatasan halus yang tetap diberlakukan. Tim redaksi masih memverifikasi data teknis dan laporan lapangan, termasuk angka pemulihan konektivitas dan dampak ekonomi yang disebutkan.

Sumber: Tasnim (via Anadolu), laporan internasional lain termasuk ynet, The Jerusalem Post/Reuters dan pemantau independen yang dikutip oleh media internasional.

Photo by: Sima Ghaffarzadeh, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.