Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon

Iran Klaim Hancurkan Markas US Fifth Fleet di Bahrain, Sasar Basis di Kuwait dan Yordania

Admin July 15, 2026 at 16:04
Iran Klaim Hancurkan Markas US Fifth Fleet di Bahrain, Sasar Basis di Kuwait dan Yordania

Berdasarkan laporan Reuters, Iran melalui Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangkaian serangan terhadap fasilitas-fasilitas militer AS di wilayah Teluk, termasuk menargetkan markas US Fifth Fleet di Bahrain.

Menurut data yang dikutip media pemerintah Iran dan pernyataan militer Teheran, IRGC menyatakan telah menghancurkan markas komando US Fifth Fleet serta menyerang fasilitas bahan bakar dan peralatan militer di Bahrain. Kelompok itu juga mengklaim menargetkan pusat logistik militer AS di Pelabuhan Abdullah, Kuwait, dengan menyatakan lokasi tersebut dibakar dan dihancurkan. Selain itu, laporan Iran menyebut serangan juga menimpa fasilitas militer AS di Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania.

Sumber lokal menyebutkan bahwa sirene serangan udara dan peringatan darurat sempat diaktifkan di Bahrain, sementara otoritas setempat mengimbau warga untuk mencari perlindungan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen dari pemerintah AS, Bahrain, Kuwait, atau Yordania yang mengonfirmasi seluruh klaim kerusakan dan target yang disebutkan oleh IRGC.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah markas US Fifth Fleet benar-benar hancur, atau sejauh mana kerusakan pada fasilitas di Kuwait dan Yordania. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim tersebut dan sedang memantau pernyataan resmi dari pihak terkait.

IRGC menggambarkan operasi itu sebagai balasan atas apa yang disebutnya agresi Amerika dan memperingatkan konsekuensi terhadap rute-rute pelayaran regional. Hingga saat ini belum ada laporan resmi yang dapat dipercaya mengenai jumlah korban jiwa atau luka; klaim tentang adanya korban belum dapat diverifikasi secara independen.

Tim redaksi masih memverifikasi dampak terhadap lalu lintas maritim dan respons diplomatik dari negara-negara Teluk serta Washington. Kami akan memperbarui berita ini saat informasi lebih lanjut dan konfirmasi resmi tersedia.

Photo by: Serhat, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.