Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Hezbollah Tolak Kesepakatan Gencatan Senjata yang Dimediasi AS antara Israel dan Lebanon

Admin June 5, 2026 at 05:04
Hezbollah Tolak Kesepakatan Gencatan Senjata yang Dimediasi AS antara Israel dan Lebanon

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, kelompok Hezbollah secara resmi menolak kerangka gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan telah diterima oleh pemerintah Israel dan Lebanon.

Menurut data yang dikumpulkan oleh wartawan, pemimpin Hezbollah, Naim Qassem, menyebut rencana tersebut sebagai perjanjian yang “merendahkan” dan “menguntungkan Israel”, karena mensyaratkan penarikan pejuang Hezbollah ke utara Sungai Litani dan pembentukan zona keamanan percobaan yang akan dikuasai oleh Angkatan Bersenjata Lebanon.

Hingga laporan ini ditulis, Hezbollah mengatakan mereka tidak menjadi pihak dalam pembicaraan itu dan berjanji akan melanjutkan “perlawanan” sampai ada penarikan penuh pasukan Israel ke posisi pra-perang. Penolakan kelompok bersenjata itu menjadi hambatan utama bagi upaya diplomasi yang diupayakan Washington.

Konflik di lapangan terus berlanjut. Serangan udara Israel dilaporkan menewaskan beberapa warga Lebanon, sementara seorang penjaga perdamaian PBB asal Serbia tewas oleh tembakan mortir dan seorang tentara Israel juga dilaporkan tewas. Klaim korban dan rincian serangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi baru bagi wilayah selatan Lebanon dan mempertahankan zona keamanan yang diperluas di perbatasan selatan. Diplomat Israel dan Lebanon dijadwalkan untuk bertemu kembali pada tanggal 22 Juni guna membahas kesepakatan yang lebih komprehensif, namun tanpa kesepakatan dengan Hezbollah langkah itu dipandang sulit tercapai.

Menurut data sementara, perang yang kembali memuncak sejak Maret telah menyebabkan perpindahan massal penduduk dan korban sipil dalam jumlah besar, namun angka pasti dan kategorinya masih bervariasi antar sumber.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua syarat teknis dalam kerangka AS tersebut benar-benar dapat diterapkan di lapangan tanpa persetujuan Hezbollah. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui laporan bila informasi baru tersedia.

Photo by: Abdulrahman Alyaarobi, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.