Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Hamas Umumkan Pembubaran Badan Pemerintahan Gaza, Komite Teknokrat Akan Mengambil Alih

Admin July 6, 2026 at 21:10
Hamas Umumkan Pembubaran Badan Pemerintahan Gaza, Komite Teknokrat Akan Mengambil Alih

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, termasuk Ynet News yang mengutip Asharq Al-Awsat dan The Jerusalem Post, Hamas telah memulai proses pembubaran badan pemerintahan de facto yang selama ini mengelola Jalur Gaza.

Menurut data yang beredar, lembaga administratif tersebut akan digantikan oleh sebuah komite teknokrat bernama National Committee for the Administration of Gaza (NCAG) — yang dipimpin oleh Ali Shaath — untuk mengelola urusan pemerintahan sehari-hari. Peralihan ini disebut-sebut bagian dari “Roadmap” yang dipandu oleh Gaza Board of Peace, dengan prinsip yang dijunjung yaitu “satu otoritas, satu hukum, dan satu senjata” serta menuntut transfer kekuasaan yang nyata dan independen.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memfasilitasi rencana rekonstruksi yang didukung Amerika Serikat, yang mencakup penarikan pasukan Israel dan penempatan kekuatan internasional. Sementara masalah pelucutan senjata tetap menjadi isu yang diperdebatkan dalam pembicaraan di Kairo, beberapa laporan menunjukkan bahwa AS telah menghapus pelucutan senjata sebagai prasyarat untuk dimulainya rekonstruksi — yang diperkirakan memakan waktu hingga 10 tahun dan pada tahap awal berfokus pada perumahan sementara.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pertemuan internasional untuk merampungkan detail implementasi telah dijadwalkan di Kairo; penyelesaian mekanisme ini menjadi prasyarat bagi dekomisioning senjata, penarikan pasukan, dan dimulainya rekonstruksi besar-besaran.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada jadwal pasti yang diumumkan secara publik mengenai proses transisi kekuasaan maupun mekanisme verifikasi yang akan digunakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah perubahan struktur pemerintahan ini akan berlangsung penuh tanpa syarat tambahan atau penundaan.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut, termasuk susunan lengkap NCAG, peran aktor internasional, dan dampak langsung terhadap warga sipil di Gaza.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.