Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Guterres: 136 Pegawai PBB Tewas Selama Setahun, 80 Bekerja di Gaza

Admin June 9, 2026 at 07:03
Guterres: 136 Pegawai PBB Tewas Selama Setahun, 80 Bekerja di Gaza

Berdasarkan laporan, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan pada Senin bahwa 136 staf organisasi itu meninggal saat menjalankan tugas selama tahun terakhir, termasuk 80 pegawai yang bekerja di Gaza.

Menurut data yang dipaparkan oleh kantor PBB, angka tersebut mencakup semua staf yang gugur atau tewas saat melakukan tugas kemanusiaan dan operasional. Pernyataan Guterres dikutip dari rilis yang dirilis kemarin.

Hingga laporan ini ditulis, rincian lebih lanjut soal identitas, kewarganegaraan, dan latar belakang keagamaan para korban belum dirilis oleh PBB dan belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan bahwa kondisi keamanan di Gaza tetap sangat berbahaya bagi pekerja kemanusiaan, namun detail insiden per insiden masih samar.

Tim redaksi masih memverifikasi data tambahan dan akan mengupdate laporan ini ketika informasi resmi dan terverifikasi tersedia. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah mayoritas korban berasal dari kelompok agama tertentu; oleh karena itu artikel ini menggunakan istilah netral untuk menyebut mereka yang meninggal saat bertugas.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.