Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan

Langkah Bersejarah: Majelis Umum Gereja Inggris Setujui Deklarasi yang Mendukung Hak Rakyat Palestina

Admin July 16, 2026 at 01:04
Langkah Bersejarah: Majelis Umum Gereja Inggris Setujui Deklarasi yang Mendukung Hak Rakyat Palestina

Berdasarkan laporan dari jaringan Quds, Majelis Umum Gereja Inggris (General Synod of the Church of England) mengesahkan dengan mayoritas yang sangat besar sebuah deklarasi yang dikenal sebagai “Kairos Palestina 2”. Dokumen itu, menurut penulisnya, menggambarkan apa yang terjadi di wilayah Palestina yang diduduki sebagai tindakan yang dapat digolongkan sebagai pembantaian atau “genosida” dan menyerukan dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina.

Menurut data yang disampaikan oleh sumber-sumber gerejawi dan liputan internasional, keputusan ini mendorong para pendeta dan jemaat untuk “mendengar” dan terlibat dengan isi dokumen Kairos Palestina 2. Pendukung kebijakan ini menyatakan langkah tersebut penting untuk mengakui pengalaman hidup dan trauma komunitas Kristen Palestina.

Keputusan Majelis ini menuai reaksi keras dari sejumlah tokoh dan organisasi Yahudi di Inggris. Beberapa pihak, termasuk pemimpin agama Yahudi teratas di Inggris, mengecam langkah itu sebagai distorsi sejarah yang dapat merusak hubungan antar-komunitas. Kritikus juga menuduh dokumen tersebut membenarkan atau merasionalisasi serangan tertentu sebagai respons terhadap penindasan, tuduhan yang dibantah para pendukungnya.

Sumber lokal menyebutkan bahwa komunitas Kristen Palestina menyambut pengakuan atas penderitaan yang mereka alami; namun ada juga kekhawatiran bahwa keputusan gereja di negara lain dapat menimbulkan ketegangan diplomatik dan sosial.

Hingga laporan ini ditulis, rincian pemungutan suara resmi (termasuk angka lengkap) belum dipublikasikan secara luas oleh pihak gereja. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah teks yang disetujui mengalami perubahan redaksional signifikan —misalnya apakah kata “menerima” dokumen tersebut diganti dengan frasa yang lebih lunak seperti “mendengar”— sehingga pembaca diimbau berhati-hati dalam menarik kesimpulan akhir.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui laporan ini bila data resmi dan konfirmasi tambahan tersedia.

Photo by: Xach Hill, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.