Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Direktorat Pertanian Raqqa Catat Dampak Kenaikan Debit Sungai Efrat pada Lahan Pertanian

Admin May 30, 2026 at 23:04
Direktorat Pertanian Raqqa Catat Dampak Kenaikan Debit Sungai Efrat pada Lahan Pertanian

Berdasarkan laporan Direktorat Pertanian di Raqqa, kenaikan mendadak tingkat permukaan Sungai Efrat telah menyebabkan kerusakan pada area pertanian di beberapa distrik di provinsi tersebut. Menurut data yang disampaikan oleh direktorat, air meluap ke lahan pertanian dataran rendah sehingga menggenangi tanaman musim semi dan merusak sistem irigasi primer. Sumber lokal menyebutkan bahwa lahan yang terdampak meliputi kebun dan areal penanaman gandum, kapas, serta tanaman sayuran, dengan puluhan hingga ratusan hektar yang tergenang atau tererosi. Hingga laporan ini ditulis, beberapa lahan masih terendam dan upaya pompa serta pembuangan air sedang dilakukan oleh petani setempat dan tim teknis direktorat untuk mengurangi dampak lebih lanjut. Belum dapat diverifikasi secara independen besaran kerugian ekonomi atau jumlah hektar yang pasti terimbas, karena penilaian akhir memerlukan survei lapangan menyeluruh. Direktur Pertanian mengimbau petani untuk mengamankan benih dan alat pertanian serta bekerja sama dalam perbaikan darurat saluran irigasi, sambil menunggu bantuan teknis dan logistik. Sumber lokal menyebutkan juga adanya kekhawatiran terhadap peningkatan salinisasi tanah jika genangan berlangsung lama, sehingga perbaikan drainase dinilai mendesak. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan mengabarkan perkembangan apabila ada data resmi tambahan dari pihak berwenang.

Photo by: Kafeel Ahmed, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.