Delapan Negara Kecam Kekerasan Pendudukan Terhadap Palestina di Tepi Barat
Berdasarkan laporan Anadolu, menteri luar negeri delapan negara pada Kamis mengutuk eskalasi kekerasan oleh pendudukan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, termasuk serangan terbaru terhadap dua masjid di utara Ramallah.
Menurut data yang disampaikan, Turkiye, Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyatakan kecaman “dengan tegas” atas serangan berkelanjutan terhadap Masjid Agung di desa Jiljilya dan Masjid Al-Farouq di desa Mazar’a al-Nubani. Mereka menyebut serangan itu sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian tempat ibadah dan situs-situs keagamaan serta pelanggaran hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional dan resolusi PBB yang relevan.
Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas masjid dan memicu protes di sejumlah desa di sekitar Ramallah. Gambar-gambar yang beredar menunjukkan warga berkumpul di lokasi protes ketika pasukan Israel turun tangan untuk membubarkan demonstrasi.
Delegasi menteri luar negeri delapan negara itu juga mengecam “aksi tercela oleh pemukim Israel” dan menolak langkah-langkah ilegal yang terus dilakukan oleh pihak pendudukan, termasuk perluasan permukiman dan tindakan administratif yang berdampak pada kehidupan warga Palestina.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban jiwa atau luka-luka; belum dapat diverifikasi secara independen laporan-laporan yang beredar di media sosial mengenai korban dan tingkat kerusakan.
Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan perkembangan situasi di lapangan.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel