Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan

Bencana Medis Mengancam: 76% Alat Pencitraan Medis di Gaza Keluar dari Layanan

Admin May 20, 2026 at 23:06
Bencana Medis Mengancam: 76% Alat Pencitraan Medis di Gaza Keluar dari Layanan

Berdasarkan laporan jaringan Quds (شبكة قدس), Komplek Medis Nasser di Khan Younis, selatan Gaza, mengonfirmasi bahwa sebagian besar perangkat pencitraan medis tidak berfungsi. Menurut data yang disampaikan oleh pihak rumah sakit, 76% dari alat-alat pencitraan — termasuk CT scan, X-ray, dan mesin ultrasonografi — telah keluar dari layanan sepenuhnya.

Hingga laporan ini ditulis, manajemen rumah sakit memperingatkan bahwa kondisi tersebut menempatkan pasien dan para korban dalam risiko besar karena tidak tersedianya alat diagnostik untuk menentukan jenis dan tingkat cedera atau penyakit. Sumber lokal menyebutkan bahwa staf medis kewalahan, dan banyak pasien kritis menghadapi kemungkinan perawatan yang tertunda atau tidak akurat.

Pihak rumah sakit menegaskan bahwa ketiadaan fasilitas pencitraan memaksa dokter mengambil keputusan sulit terkait perawatan darurat, sementara akses untuk merujuk pasien ke fasilitas lain sangat terbatas akibat kondisi lapangan dan hambatan logistik. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana cakupan kerusakan alat atau alasan teknis pasti yang menyebabkan keluarnya perangkat dari layanan.

Sumber lokal menyebutkan pula bahwa kekurangan suku cadang, bahan habis pakai, dan pemeliharaan terhambat oleh pembatasan masuknya bantuan teknis ke wilayah tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim tambahan dan upaya yang dilakukan oleh otoritas kesehatan setempat maupun organisasi bantuan internasional untuk memperbaiki atau mengganti peralatan yang rusak.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.