Bayi Palestina Tujuh Bulan Gugur Ditembak Pasukan Israel di Hebron
Berdasarkan laporan media internasional, seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan, Sam Fahd Abu Haikal, gugur setelah ditembak oleh pasukan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat, tepatnya di kawasan Tel Rumeida, Hebron. Menurut data yang dirilis oleh sejumlah media termasuk The Guardian dan Associated Press, pasukan Israel menembaki mobil yang membawa bayi tersebut serta kedua orangtuanya meski keluarga itu disebut telah mematuhi perintah untuk berhenti. Sumber lokal menyebutkan keluarga tampak jelas terlihat pada siang hari dan mengikuti arahan saat insiden terjadi. Bayi itu dilarikan dalam kondisi kritis ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal. Orangtua bayi dilaporkan mengalami luka-luka.
Militer Israel kemudian mengeluarkan pernyataan yang menyatakan menyesal atas kejadian itu dan mencatat bahwa korban adalah “warga sipil yang tidak terlibat,” namun keluarga menolak penjelasan awal yang menyebut kendaraan tampak sebagai ancaman dan menuntut penyelidikan transparan. Menurut data PBB yang dikutip media internasional, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat sejak Oktober 2023. Hingga laporan ini ditulis, penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas terkait dan pemeriksaan independen masih berlangsung. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian kejadian, dan Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi serta kronologi lengkap dari sumber lapangan.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel