Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Israel bunuh 8 warga Palestina di Gaza meski gencatan senjata AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat

Badai Diplomatik Mengguncang Israel Usai Video Penyiksaan Ben-Gvir terhadap Aktivis ‘Asṭul al-Sumud’

Admin May 22, 2026 at 02:05
Badai Diplomatik Mengguncang Israel Usai Video Penyiksaan Ben-Gvir terhadap Aktivis ‘Asṭul al-Sumud’

Berdasarkan laporan dari berbagai media internasional, publikasi video oleh Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang menunjukkan aktivis ‘Asṭul al-Sumud’ dalam keadaan diborgol dan dibutakan mata memicu gelombang kecaman diplomatik yang luas. Menurut data yang beredar, sekitar 430 aktivis dari misi kemanusiaan tersebut ditangkap dan kemudian dideportasi.

Hingga laporan ini ditulis, beberapa negara — termasuk Italia, Prancis, Inggris, Belanda, Australia dan negara-negara Eropa lainnya — telah memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi. Sumber lokal menyebutkan ada tuduhan penganiayaan terhadap sejumlah tahanan, termasuk laporan bahwa beberapa orang mengalami pemukulan dan penggunaan taser; salah satu korban yang dilaporkan adalah seorang anggota parlemen Italia. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim terkait penganiayaan tersebut.

Di dalam negeri Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri secara terbuka mengecam perilaku Ben-Gvir yang dinilai merusak citra negara, dan memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut. Sementara itu, kritik internasional turut menyoroti bahwa tindakan publikasi video itu melanggar martabat manusia dan memberi dampak serius pada upaya diplomasi Israel.

Menurut beberapa sumber, Duta Besar AS mengecam keras tindakan yang diperlihatkan dalam video, dan sejumlah organisasi internasional serta kelompok hak asasi menuntut klarifikasi serta perlindungan terhadap hak-hak para aktivis. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa sebelumnya otoritas AS telah memberlakukan sanksi terhadap sebagian penyelenggara misi kemanusiaan ini; hal tersebut masih dalam proses verifikasi. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada korban yang gugur atau tewas dalam peristiwa ini.

Tim redaksi masih memverifikasi semua klaim dan dokumen terkait serta akan mengupdate laporan bila informasi tambahan yang dapat dipercaya tersedia.

Photo by: Pauline Morsch, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.