Yayasan HAM Ajukan Pengaduan ke ICC: Sembilan Tahanan Gaza Gugur di Kamp Sde Taman Syria Umumkan Maskapai Jerman Terbang ke Damaskus dan Aleppo, Mesir Gelar Negosiasi Buka Kembali Penerbangan ke Kairo Apakah Pakistan Akan Campur Tangan Menyusul Serangan Houthi terhadap Kapal-kapal Saudi? Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Yayasan HAM Ajukan Pengaduan ke ICC: Sembilan Tahanan Gaza Gugur di Kamp Sde Taman Syria Umumkan Maskapai Jerman Terbang ke Damaskus dan Aleppo, Mesir Gelar Negosiasi Buka Kembali Penerbangan ke Kairo Apakah Pakistan Akan Campur Tangan Menyusul Serangan Houthi terhadap Kapal-kapal Saudi? Mesir Kutuk Serangan terhadap Yordania dan Tegaskan Solidaritas Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas

AS Menyerang Iran, Gencatan Senjata Rapuh Teruji

Admin June 27, 2026 at 12:06
AS Menyerang Iran, Gencatan Senjata Rapuh Teruji

Berdasarkan laporan, Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap fasilitas misil, drone, dan radar milik Iran pada 26 Juni 2026. Menurut data, aksi AS dipicu oleh serangan drone Iran terhadap kapal kargo berbendera Singapura M/V Ever Lovely di Selat Hormuz; satu drone disebut merusak dek kapal sementara tiga lainnya diintersep. Serangan ini merupakan yang pertama sejak kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman pada 17 Juni dan dinilai menguji gencatan senjata yang masih rapuh. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi pasti mengenai jumlah korban atau tingkat kerusakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada korban jiwa akibat serangan tersebut. Sumber lokal menyebutkan Organisasi Maritim Internasional telah menangguhkan operasi evakuasi bagi ratusan kapal yang terdampar di perairan tersebut. Pemerintah AS menggambarkan serangan itu sebagai respons kuat untuk menegakkan ketentuan sementara gencatan senjata, sementara pejabat Iran menyebut insiden itu bagian dari ‘manajemen gencatan senjata’. Dampak lebih luas terhadap pembukaan kembali jalur pelayaran strategis masih belum jelas. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan mengupdate laporan bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Lara Jameson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.