Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon

Anggota Kongres AS Ro Khanna Ditahan Sementara oleh Pemukim Bersenjata di Tepi Barat

Admin July 12, 2026 at 03:05
Anggota Kongres AS Ro Khanna Ditahan Sementara oleh Pemukim Bersenjata di Tepi Barat

Berdasarkan laporan, anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Ro Khanna, beserta rombongannya mengalami penahanan sementara oleh sekelompok pemukim Israel bersenjata saat melakukan kunjungan ke selatan Tepi Barat yang diduduki.

Menurut data yang disampaikan oleh beberapa media internasional dan sumber lapangan — termasuk laporan jaringan Quds, Reuters, BBC dan The Guardian — insiden terjadi ketika delegasi Khanna mengunjungi desa Khirbet Zanuta. Sumber lokal menyebutkan kendaraan rombongan dikepung oleh pemukim yang membawa senapan M4 buatan AS sehingga perjalanan terhenti dan rombongan tidak dapat melanjutkan aktivitasnya.

Khanna, yang kemudian dibebaskan setelah sekitar 90 menit, mengatakan bahwa upaya pembebasan melibatkan intervensi Kedutaan Besar AS dan akhirnya tindakan kepolisian Israel. Menurut data, pasukan Israel Defense Forces (IDF) sempat hadir di lokasi; beberapa kesaksian menyebutkan IDF sempat berpihak kepada pemukim sebelum kepolisian mengambil langkah untuk membuka jalan. Namun, klaim mengenai sikap personel keamanan Israel tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan peristiwa ini merupakan contoh dari apa yang disebut beberapa pengamat sebagai budaya impunitas terhadap tindakan kekerasan pemukim terhadap warga Palestina dan pihak luar yang mengunjungi wilayah tersebut. Khanna menggambarkan pengalaman itu sebagai gambaran langsung tentang “budaya penindasan” dan impunitas yang dialami warga Palestina.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan rinci dari pihak pemerintah Israel yang menjelaskan kronologi lengkap atau menyanggah klaim yang beredar. Tim redaksi masih memverifikasi rincian kejadian, termasuk durasi penahanan, peran unit keamanan di lapangan, dan rincian intervensi Kedutaan Besar AS.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada cedera atau korban jiwa dalam insiden ini. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui laporan jika ada konfirmasi baru dari sumber resmi atau saksi di lapangan.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.