Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Yordania Kecam Pengambilalihan Properti di Dekat Masjid Al-Aqsa oleh Israel

Admin May 22, 2026 at 16:04
Yordania Kecam Pengambilalihan Properti di Dekat Masjid Al-Aqsa oleh Israel

Berdasarkan laporan, Komite Palestina di parlemen Yordania mengecam langkah-langkah Israel yang dinilai menyita properti Palestina dan wakaf Islam di kawasan Bab al-Silsila yang berbatasan dengan Masjid Al-Aqsa.

Menurut data yang disampaikan oleh ketua komite, Anggota Parlemen Suleiman Abdul Aziz Al-Saud, komite menolak sepenuhnya semua tindakan Israel tersebut dan menggambarkannya sebagai pelanggaran jelas terhadap hukum internasional serta status quo historis dan hukum di Yerusalem yang diduduki. “Praktik-praktik ilegal ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, serangan langsung terhadap identitas kota dan situs-situs suci, serta upaya berbahaya untuk memaksakan realitas baru dengan kekuatan,” kata Al-Saud dalam pernyataan yang dikutip.

Sumber lokal menyebutkan langkah-langkah tersebut telah memicu kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di kawasan yang sensitif. Al-Saud memperingatkan bahwa eskalasi langkah-langkah itu berpotensi memperparah situasi dan memancing reaksi yang luas di tingkat regional.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang Israel mengenai rincian tindakan pengambilalihan atau respon terhadap kecaman Yordania. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim terkait skala atau metode yang digunakan dalam tindakan tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan upaya untuk mengonfirmasi tanggapan dari pihak-pihak terkait terus dilakukan. Pembaca akan diperbarui jika ada perkembangan baru atau pernyataan resmi yang diterbitkan.

Photo by: Lachcim Kejarko, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.