Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Warga Gaza Mencari Sisa Rumah yang Runtuh di Nuseirat Usai Serangan Israel

Admin July 16, 2026 at 20:05
Warga Gaza Mencari Sisa Rumah yang Runtuh di Nuseirat Usai Serangan Israel

Berdasarkan laporan, warga Palestina di kamp Nuseirat, Gaza, tengah memeriksa puing-puing rumah mereka yang luluh-lantak setelah serangan udara yang dilancarkan Israel. Sumber lokal menyebutkan warga mencari keluarga yang hilang, dokumen, dan barang-barang pribadi di antara reruntuhan.

Menurut data, serangan udara terbaru dilaporkan menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk enam petugas polisi dan seorang wanita di sebuah pos di kamp pengungsi Jabalia, serta seorang anak di dekat Rafah. Hingga laporan ini ditulis, menurut data, sejak gencatan senjata yang ditegakkan pada Oktober lalu lebih dari 1.100 orang telah tewas di Gaza.

Sumber lokal menyebutkan banyak rumah yang hancur total sehingga menyulitkan upaya pencarian dan evakuasi. Tim medis setempat kewalahan menangani korban, dan penduduk melaporkan kekurangan kebutuhan dasar seperti air bersih dan obat-obatan.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim mengenai target serangan maupun jumlah pasti korban. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan sedang mengumpulkan konfirmasi dari berbagai sumber di lapangan.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.