Anggota Kongres AS Mendesak Israel Izinkan Evakuasi Pasien Kanker dari Gaza untuk Perawatan
Berdasarkan laporan dari media internasional, sekelompok anggota Kongres Amerika Serikat pada Kamis mendesak pemerintahan federal untuk memfasilitasi evakuasi medis pasien dari Jalur Gaza yang membutuhkan perawatan kanker di luar wilayah itu. Mereka menyatakan bahwa kekurangan layanan kesehatan dan akses yang terputus membuat pasien kritis semakin rentan.
Menurut data yang dikemukakan oleh para legislator dan organisasi kemanusiaan, banyak fasilitas medis di Gaza mengalami kerusakan dan kekurangan obat-obatan serta tenaga spesialis, sehingga peluang pengobatan bagi pasien kanker sangat terbatas. Para pembuat kebijakan AS menyerukan agar pemerintahan memanfaatkan pengaruh diplomatiknya untuk membuka koridor medis atau mempercepat proses visa bagi pasien dan pendamping medis.
Sumber lokal menyebutkan keluarga pasien kerap menghadapi birokrasi dan penundaan ketika mencoba mendapatkan izin keluar untuk perawatan di luar Gaza. Keluhan serupa juga muncul tentang keterbatasan ambulans dan bahan medis di rumah sakit-rumah sakit yang masih beroperasi.
Hingga laporan ini ditulis, Gedung Putih dan pejabat Israel belum mengeluarkan pernyataan rinci yang menjawab tuntutan anggota Kongres AS tersebut. Beberapa pejabat AS mengatakan mereka tengah mengkaji mekanisme yang mungkin digunakan untuk membantu evakuasi medis, termasuk jalur kemanusiaan yang dikordinasikan bersama mitra internasional.
Klaim mengenai hambatan spesifik oleh otoritas tertentu atau rincian jumlah pasien yang berhasil dievakuasi belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan dari lapangan dan pernyataan resmi sebelum merilis data lebih rinci.
Para legislator menekankan urgensi tindakan, dengan alasan bahwa keterlambatan perawatan bagi pasien kanker dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Mereka mendesak agar proses evakuasi medis diperlakukan sebagai prioritas kemanusiaan dan tidak terhambat oleh prosedur keamanan yang berbelit.
Sumber lokal menyebutkan pula bahwa tenaga medis Gaza, termasuk dokter dan staf rumah sakit, menghadapi tekanan yang besar akibat penahanan beberapa profesional medis dalam beberapa kasus—sebuah isu yang turut menjadi perhatian internasional dan menjadi bagian dari seruan untuk perlindungan jalur medis. Tim redaksi masih memverifikasi rincian terkait penahanan tersebut dan dampaknya terhadap layanan kesehatan di lapangan.
Photo by: Hosny salah, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel