Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

UE Kutuk Pembunuhan Bayi Palestina: Kekerasan terhadap Anak Harus Berakhir

Admin June 11, 2026 at 22:06
UE Kutuk Pembunuhan Bayi Palestina: Kekerasan terhadap Anak Harus Berakhir

Berdasarkan laporan Anadolu, Uni Eropa (UE) pada Kamis mengutuk keras pembunuhan seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan oleh tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki. Menurut data yang disampaikan juru bicara Komisi Eropa Anouar El Anouni saat konferensi pers di Brussels, UE meminta dilakukannya penyelidikan yang independen, tepat waktu, dan menyeluruh serta memastikan adanya pertanggungjawaban atas insiden tersebut. Sumber lokal menyebutkan bayi itu, yang diidentifikasi sebagai Sam Fahd Abu Haykal, gugur setelah mengalami luka parah ketika tentara membuka tembakan terhadap sebuah kendaraan sipil di lingkungan Tel Rumeida, Hebron, pada Jumat, 5 Juni. El Anouni juga mendesak pemerintah Israel untuk mematuhi kewajiban di bawah hukum internasional guna melindungi warga sipil yang tinggal di wilayah pendudukan. Hingga laporan ini ditulis, Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut tentang peristiwa dan motif penembakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pelaku telah diidentifikasi atau ditahan, dan UE menekankan pentingnya akuntabilitas untuk mencegah kekerasan serupa. Pernyataan UE menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak-anak harus segera dihentikan dan bahwa perlindungan terhadap anak-anak dan warga sipil harus menjadi prioritas di seluruh konflik. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan lanjutan dari pihak berwenang Israel dan sumber setempat.

Photo by: Zeliha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.