Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon

Turki: Israel Pakai Resolusi ‘Genosida’ Armenia untuk Menutupi Kejahatan di Gaza

Admin June 29, 2026 at 10:06
Turki: Israel Pakai Resolusi ‘Genosida’ Armenia untuk Menutupi Kejahatan di Gaza

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Turki mengecam keputusan Kabinet Israel yang menyetujui pengakuan pembantaian orang-orang Armenia oleh Kekaisaran Ottoman sebagai “genosida”.

Menurut data, langkah Kabinet Israel itu mendapat persetujuan internal dan masih menunggu pengesahan akhir di Knesset. Keputusan tersebut mengakui ribuan orang Armenia yang tewas pada masa Perang Dunia I sebagai korban pembantaian.

Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan pengakuan itu merupakan upaya bermotif politik untuk mengalihkan perhatian dari dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel di Gaza. Pernyataan resmi menyebutkan tindakan tersebut “mengabaikan fakta hukum dan historis” serta mencerminkan tekanan terhadap PM Netanyahu dan pejabat Israel lain yang menghadapi surat perintah penangkapan dari ICC. Sumber lokal menyebutkan Turki akan terus bekerja untuk mengakhiri kebijakan ekspansionis dan destabilisasi Israel di kawasan serta menuntut pertanggungjawaban pemerintah Netanyahu atas kejahatan terhadap warga sipil, khususnya warga Palestina yang gugur dalam konflik.

Hingga laporan ini ditulis, klaim Turki terkait motif politik Israel dan hubungan keputusan itu dengan tindakan di Gaza belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan kedua belah pihak dan perkembangan di Knesset terkait pengesahan akhir.

Photo by: Ömer Derinyar, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.