Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

Media Israel: Trump Perketat Pembatasan terhadap Israel di Berbagai Front

Admin June 23, 2026 at 18:04
Media Israel: Trump Perketat Pembatasan terhadap Israel di Berbagai Front

Berdasarkan laporan media Israel, Presiden Amerika Serikat Donald Trump diberitakan memberlakukan pembatasan lebih ketat terhadap tindakan militer dan kebijakan pemerintah Israel pada beberapa front, termasuk Lebanon.

Menurut data yang disiarkan Channel 13 Israel, kepemimpinan politik Israel telah mengeluarkan instruksi baru kepada militer mengenai batasan operasi di Lebanon. Di bawah pedoman tersebut, pasukan Israel diizinkan bergerak bebas di dalam apa yang disebut “yellow line” dan mengambil tindakan untuk menghadapi ancaman langsung, namun dilarang melakukan operasi di kota-kota seperti Beirut dan Tyre.

Sumber lokal menyebutkan seorang pejabat senior Israel mengatakan, “Pesan yang kami terima dari Amerika dalam beberapa minggu terakhir jelas: Anda dulu mendapat izin beroperasi tanpa pembatasan, dan periode itu sudah berakhir.” Laporan lain dari media Israel juga menyebutkan adanya pembatasan yang meluas terhadap kapasitas militer dan kebijakan pemerintahan dalam konteks negosiasi regional.

Menurut data tambahan, Washington beberapa kali turun tangan untuk membatasi serangan dan mendorong gencatan senjata demi menjaga kerangka diplomatik yang lebih luas, termasuk pembicaraan terkait Iran. Namun, rincian lengkap mengenai mekanisme pembatasan ini dan perjanjian antara AS dan Israel masih belum dipublikasikan secara resmi.

Hingga laporan ini ditulis, Gedung Putih dan kantor Perdana Menteri Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi semua detail yang diberitakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua langkah yang dilaporkan telah diimplementasikan di seluruh lini komando militer Israel.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui berita bila ada konfirmasi resmi atau dokumen tambahan yang tersedia.

Photo by: www.kaboompics.com, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.