Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Trump dan Netanyahu: Kegagalan dalam Perang Memperlebar Jurang Diplomatik

Admin May 22, 2026 at 18:05
Trump dan Netanyahu: Kegagalan dalam Perang Memperlebar Jurang Diplomatik

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, kunjungan Presiden Donald Trump ke China berakhir tanpa hasil yang diharapkan untuk mendapatkan dukungan Beijing dalam konflik melawan Iran. Menurut data yang dikutip, tujuan utama administrasi — yaitu memaksa perubahan rezim di Teheran atau penyerahan pemimpin Iran — belum tercapai.

Menurut data analis yang dikutip oleh The Atlantic, kebijakan pemerintahan Trump dipandang sebagai bentuk mundur strategis yang memberi ruang bagi Iran untuk menegosiasikan syarat-syarat kemenangan, termasuk kontrol lebih besar atas Selat Hormuz dan pelonggaran pembatasan nuklir. Hingga laporan ini ditulis, para mediator yang melibatkan Pakistan dan Qatar mencoba merumuskan gencatan senjata dan periode negosiasi 30 hari, namun negosiasi itu memicu ketidaksetujuan tajam antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Sumber lokal menyebutkan terjadi ketegangan diplomatik intens setelah percakapan telepon antara Trump dan Netanyahu; Netanyahu dilaporkan menentang rencana gencatan senjata sementara Trump memberi Iran beberapa hari untuk memberikan “jawaban 100%” sebelum memutuskan langkah militer atau menandatangani nota kesepahaman. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ancaman eskalasi militer akan direalisasikan.

Beberapa laporan turut menyebutkan adanya korban di berbagai front konflik. Sumber lokal menyebutkan sejumlah pejuang Iran dan kelompok sekutu dilaporkan tewas dalam serangkaian serangan dan pembalasan. Sementara itu, warga sipil Muslim di Gaza dilaporkan gugur akibat serangan dan kondisi kemanusiaan yang memburuk. Semua angka dan rincian korban belum dapat diverifikasi secara independen.

Dampak geopolitik yang ditengarai oleh pengamat adalah meningkatnya isolasi diplomatik Israel dan goyahnya perjanjian normalisasi regional (Abraham Accords). Menurut data pengamat kebijakan luar negeri, kegagalan untuk mencapai tujuan perang — termasuk menggulingkan rezim di Iran — telah memperkuat posisi Teheran sebagai penentu agenda kawasan.

Hingga laporan ini ditulis, upaya diplomatik masih berlangsung dan belum ada kesepakatan permanen. Sumber-sumber resmi dari Washington, Tel Aviv, dan Tehran belum mengeluarkan pernyataan final yang mengonfirmasi jalan ke depan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang beredar dan akan memperbarui berita ini setelah informasi tambahan dapat dikonfirmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim tentang pernyataan pemimpin dan jumlah korban yang beredar di media sosial dan beberapa outlet regional.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.