Trump: Gencatan Senjata ‘Berakhir’ setelah Iran Laporkan Serangan AS Dekat PLTN Bushehr
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Presiden Donald Trump menyatakan gencatan senjata antara AS dan Iran “berakhir” menyusul eskalasi serangan di kawasan Timur Tengah. Menurut data yang beredar, serangan udara AS menargetkan puluhan lokasi di Iran, termasuk area di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, dan dilaporkan menewaskan setidaknya 14 orang.
Sumber lokal menyebutkan serangan dilaporkan terjadi dekat fasilitas di Bushehr, sementara Teheran membalas dengan meluncurkan rudal balistik ke arah pangkalan yang terkait dengan AS di Yordania dan mengklaim serangan terhadap wilayah Kuwait, Bahrain, dan Qatar. Klaim-klaim mengenai serangan di negara-negara Teluk tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kuwait, dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri, mengutuk serangan Iran terhadap wilayahnya dan menegaskan bahwa kedaulatan Kuwait adalah “garis merah”. Pernyataan tersebut menekankan: “Negara Kuwait menahan hak penuh untuk mengambil semua langkah yang diperlukan demi melindungi keamanan dan menjaga kedaulatannya.”
Hingga laporan ini ditulis, insiden tetap berpotensi meningkat dan berpengaruh pada stabilitas kawasan serta jalur pelayaran di Selat Hormuz. Tim redaksi masih memverifikasi rincian — termasuk angka korban, identitas mereka, dan klaim tanggung jawab dari pihak-pihak terkait. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim serangan dan rincian terkait sasaran militer yang dilaporkan.
Photo by: Sean P. Twomey, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel