Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Istana Presiden Slovenia Kibarkan Bendera Palestina Setelah Perdana Menteri Mencopotnya dari Gedung Pemerintah

Admin June 6, 2026 at 19:04
Istana Presiden Slovenia Kibarkan Bendera Palestina Setelah Perdana Menteri Mencopotnya dari Gedung Pemerintah

Berdasarkan laporan, Istana Presiden Slovenia mengibarkan bendera Palestina pada Jumat, sehari setelah bendera tersebut dilepas dari fasad gedung pemerintahan oleh pemerintahan baru di Ljubljana.

Menurut data dari pernyataan publik, Presiden Natasa Pirc Musar mengumumkan tindakan itu melalui platform media sosial X, menyatakan bahwa bendera akan tetap terpasang di fasad Istana Presiden selama satu minggu sebelum dipindahkan ke bagian dalam gedung. Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa pengibaran bendera dimaksudkan sebagai bentuk protes terhadap apa yang disebutnya sebagai “pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia” di Palestina dan wilayah lain di dunia.

Hingga laporan ini ditulis, tindakan pengibaran bendera tersebut menarik perhatian publik dan memicu diskusi politik di dalam negeri Slovenia, terutama setelah perubahan kekuasaan yang menyebabkan bendera itu dicopot dari gedung pemerintahan. Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang terkait dengan alasan politik di balik pencopotan maupun pengibaran ulang bendera.

Sumber lokal menyebutkan bahwa keputusan Istana Presiden dilakukan sebagai simbol solidaritas dengan warga Palestina yang menurut pernyataan presiden mengalami kondisi yang tidak memberikan perdamaian dan martabat. Pernyataan resmi dari pihak pemerintahan baru mengenai pencopotan awal bendera belum dipublikasikan secara rinci.

Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap peristiwa ini, termasuk waktu pasti pencopotan oleh pemerintahan baru dan respons formal dari kantor perdana menteri. Hingga klarifikasi lebih lanjut, perkembangan terkait pengibaran bendera Palestina di Istana Presiden Slovenia akan terus dipantau.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada langkah diplomatik atau reaksi internasional yang segera mengikuti tindakan ini, namun peristiwa tersebut diperkirakan akan memicu perdebatan politik baik di dalam negeri maupun di arena internasional.

Photo by: Şeyhmus Kino, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.