Pasukan Israel Tembakkan Peluru Secara Intensif ke Desa Ma’riya dan Masuk ke Pinggiran Jamla di Riff Daraa Barat SESSCO Mulai Studi Teknis Rehabilitasi Silo Al-Sabina di Rif Dimashq Trump: Siap lakukan aksi militer jika pembicaraan dengan Iran gagal, kata laporan Pasukan Israel Menggerebek Pusat Pelatihan UNRWA di Utara Yerusalem Timur, Menahan Staf Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Pasukan Israel Tembakkan Peluru Secara Intensif ke Desa Ma’riya dan Masuk ke Pinggiran Jamla di Riff Daraa Barat SESSCO Mulai Studi Teknis Rehabilitasi Silo Al-Sabina di Rif Dimashq Trump: Siap lakukan aksi militer jika pembicaraan dengan Iran gagal, kata laporan Pasukan Israel Menggerebek Pusat Pelatihan UNRWA di Utara Yerusalem Timur, Menahan Staf Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada

SESSCO Mulai Studi Teknis Rehabilitasi Silo Al-Sabina di Rif Dimashq

Admin July 28, 2026 at 00:02
SESSCO Mulai Studi Teknis Rehabilitasi Silo Al-Sabina di Rif Dimashq

Berdasarkan laporan SANA, Perusahaan Studi Teknik dan Survei Suriah (SESSCO) telah memulai pelaksanaan kontrak untuk menyusun studi teknis yang bertujuan merehabilitasi dan meningkatkan efisiensi operasional serta keselamatan Silo Al-Sabina di wilayah perdesaan Damaskus (Rif Dimashq).

Menurut data yang dirilis, kontrak tersebut dibuat dengan Lembaga Gandum Suriah (Syrian Grain Establishment) untuk menilai tingkat kerusakan pada fasilitas, merumuskan solusi rekayasa yang diperlukan, dan mendukung infrastruktur sektor gandum. Program studi ini dilaporkan dibagi dalam dua fase: fase pertama difokuskan pada gedung operasional, sedangkan fase kedua mencakup sel penyimpanan dan fasilitas penunjang. Jangka waktu pelaksanaan studi disebutkan sekitar 90 hari.

Sumber lokal menyebutkan bahwa upaya ini dimaksudkan untuk memulihkan kapasitas penyimpanan dan menjaga keamanan pasokan pangan nasional.

Hingga laporan ini ditulis, kegiatan studi masih berlangsung di lokasi dan tim SESSCO melakukan inspeksi serta pengumpulan data teknis untuk menyusun rekomendasi perbaikan.

Belum dapat diverifikasi secara independen informasi rinci mengenai temuan awal studi maupun biaya dan jadwal pelaksanaan rehabilitasi. Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi dan akan memberikan pembaruan apabila ada konfirmasi tambahan.

Photo by: Baraa Obied, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.