Serangan Drone Israel Lukai 3 Tenaga Medis di Rumah Sakit Kamal Adwan, Gaza Utara
Berdasarkan laporan Anadolu Agency, sebuah drone quadcopter milik Israel menjatuhkan bom di halaman Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahia, Gaza utara, sehingga melukai tiga tenaga medis pada hari Jumat. Serangan ini terjadi meskipun ada gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober 2025.
Sumber lokal menyebutkan bahwa tiga staf rumah sakit menjadi korban, dua di antaranya mengalami luka serius saat sedang bekerja di dalam fasilitas. Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza, insiden ini menambah daftar pelanggaran terhadap fasilitas medis dan tenaga kesehatan yang terus berlangsung sejak gencatan senjata diumumkan.
Kamal Adwan Hospital saat ini beroperasi sangat terbatas setelah pasukan Israel menerobos dan merusak fasilitas itu secara luas, sehingga kemampuan rumah sakit untuk merawat korban dan pasien sangat terganggu. Kementerian Kesehatan Gaza menyerukan perlindungan internasional mendesak bagi fasilitas medis dan tenaga kesehatan, serta mengecam apa yang disebutnya sebagai kelanjutan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen pihak yang bertanggung jawab atas serangan dan motif di baliknya. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang beredar dan sedang berupaya mengonfirmasi rincian tambahan dari sumber-sumber lapangan dan lembaga kesehatan.
Belum ada laporan tentang korban jiwa dalam insiden ini; semua korban dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan awal di rumah sakit. Tim redaksi akan memperbarui berita ini jika ada informasi baru atau konfirmasi independen.
Photo by: brokenadmiral_, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel