Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Lalu Lintas Kapal Terhenti di Selat Hormuz Setelah Iran Umumkan Penutupan

Admin June 22, 2026 at 10:04
Lalu Lintas Kapal Terhenti di Selat Hormuz Setelah Iran Umumkan Penutupan

Berdasarkan laporan, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz pada 21 Juni 2026 sebagai respons atas dugaan pelanggaran kesepakatan gencatan sementara oleh Amerika Serikat dan Israel setelah serangan di Lebanon.

Menurut data pelacakan kapal, arus lalu lintas kapal di jalur strategis yang mengangkut hingga 25% minyak laut dunia itu anjlok tajam, dari sekitar 26 kapal per hari menjadi hanya lima kapal. Sumber lokal menyebutkan sebagian besar kapal yang tetap melintas terkait dengan entitas Iran atau berada di bawah sanksi.

Beberapa produsen minyak besar di Teluk, termasuk Abu Dhabi National Oil Co (ADNOC) dan Kuwait Petroleum Corp (KPC), dilaporkan mulai menawarkan opsi pemuatan minyak di luar Selat Hormuz untuk menjaga keberlanjutan ekspor setelah terjadinya gangguan ini.

Pihak militer AS menyatakan kebebasan navigasi tetap terjaga dan beberapa kapal komersial terus beroperasi di kawasan itu, namun data independen menunjukkan penurunan transit yang signifikan. Di bawah nota kesepahaman (MOU) dengan AS, Iran mengkondisikan pembukaan kembali selat dengan pencapaian gencatan senjata permanen di Lebanon.

Perundingan diplomatik yang dimediasi, termasuk pembicaraan di Swiss, dilaporkan mengalami kebuntuan sementara Gedung Putih mendorong Israel untuk mundur, dan Presiden AS dilaporkan mengancam tindakan militer jika blokade berlanjut.

Hingga laporan ini ditulis, klaim penutupan oleh IRGC dan dampak riilnya terhadap pengiriman minyak global belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan mengabarkan perkembangan berikutnya setelah konfirmasi diperoleh.

Photo by: Eric Seddon, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.