Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Sekjen PBB: Eksploitasi Sumber Daya Memicu Konflik dan Ketimpangan Global

Admin July 23, 2026 at 01:04
Sekjen PBB: Eksploitasi Sumber Daya Memicu Konflik dan Ketimpangan Global

Berdasarkan laporan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, eksploitasi sumber daya alam di seluruh dunia menjadi pendorong utama konflik bersenjata, korupsi, dan ketimpangan ekonomi. “No more exploitation. No more plundering,” ujar Guterres, menyerukan rantai pasokan mineral yang lebih adil dan tindakan terhadap pendapatan gelap yang mengalir ke kelompok-kelompok bersenjata dan jaringan kriminal.

Menurut data yang dikemukakan PBB, pendapatan ilegal dari ekstraksi dan perdagangan sumber daya — termasuk mineral, kayu, dan bahan bakar fosil — mendanai konflik, merusak tata kelola, dan memperburuk kemiskinan di negara-negara yang kaya akan sumber daya. Guterres menekankan perlunya transparansi, akuntabilitas, dan pengaturan pasar global untuk menghentikan praktik-praktik tersebut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa komunitas di wilayah pertambangan mengalami penggusuran, pencemaran lingkungan, dan hilangnya mata pencaharian, yang selanjutnya memicu ketegangan sosial. Hingga laporan ini ditulis, PBB mendesak negara-negara konsumsi dan perusahaan untuk memperketat rantai pasokan dan memutus aliran dana ilegal.

Angka pasti terkait nilai pendapatan ilegal dan jumlah konflik yang dipicu belum dapat diverifikasi secara independen, demikian juga beberapa klaim tentang pelaku dan rute keuangan. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan-pernyataan dari pihak-pihak terkait dan menunggu konfirmasi resmi dari PBB.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.