Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan

Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Serangan ke Kyiv, Sedikitnya Empat Orang Tewas

Admin May 24, 2026 at 18:04
Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Serangan ke Kyiv, Sedikitnya Empat Orang Tewas

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan menggunakan ratusan drone dan puluhan rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah sekitarnya pada Rabu malam.

Menurut data yang dihimpun dari Associated Press dan media lain, serangan itu melibatkan sekitar 600 drone dan 90 rudal, dan mencatat penggunaan rudal balistik hipersonik “Oreshnik” untuk hanya ketiga kalinya sejak perang dimulai. Oreshnik, yang menurut klaim Moskow mampu melaju hingga Mach 10 dan sulit diintersepsi, dilaporkan menghantam wilayah kota di luar Kyiv.

Hingga laporan ini ditulis, setidaknya empat orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat hantaman yang merusak bangunan tempat tinggal, sekolah, pasar, dan infrastruktur sipil di sekitar ibu kota. Sumber lokal menyebutkan beberapa kawasan mengalami kerusakan parah dan kebakaran akibat ledakan.

Moskow menyatakan serangan tersebut sebagai pembalasan atas serangan Ukraina di wilayah yang diduduki, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Presiden Ukraina dan pejabat setempat mengatakan serangan itu menyoroti kekurangan sistem pertahanan udara Barat yang efektif untuk menghadapi senjata hipersonik.

Prancis dan Jerman mengutuk penggunaan rudal Oreshnik oleh Rusia, menyebut serangan itu sebagai serangan terhadap sasaran sipil. Pernyataan kecaman juga datang dari sejumlah pemerintahan lain dan organisasi internasional yang menilai eskalasi tersebut berbahaya bagi warga sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula apakah korban yang tewas berasal dari kelompok agama atau etnis tertentu; oleh karena itu laporan ini menggunakan keterangan umum mengenai korban. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui informasi bila ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang atau sumber lapangan.

Photo by: Sergey Koznov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.