Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Rubio: Tercapai Kesepakatan dengan Iran Masih Mungkin Meski Serangan AS Mengancam Gencatan Senjata

Admin May 26, 2026 at 12:04
Rubio: Tercapai Kesepakatan dengan Iran Masih Mungkin Meski Serangan AS Mengancam Gencatan Senjata

Berdasarkan laporan, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan hari ini bahwa tercapainya kesepakatan dengan Iran masih mungkin meskipun terdapat serangan baru-baru ini yang dilakukan Amerika Serikat dan yang menurutnya mengancam gencatan senjata yang rapuh antara kedua belah pihak.

Menurut data dari beberapa sumber internasional, termasuk laporan negosiasi tingkat tinggi yang berkembang di Qatar, ada pembicaraan mengenai kerangka kerja yang mencakup jangka waktu 60 hari untuk menyelesaikan beberapa poin kunci: pembukaan kembali Selat Hormuz, penguraian bahan uranium yang diperkaya oleh Iran, serta pencabutan blokade angkatan laut dan pelonggaran sanksi secara bertahap.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangkaian serangan terbaru menimbulkan korban dan kerusakan infrastruktur di beberapa titik, namun rincian jumlah dan identitas korban masih belum jelas. Belum dapat diverifikasi secara independen laporan mengenai skala korban maupun pihak-pihak yang terdampak.

Menurut data tambahan, pihak Iran sendiri merendahkan ekspektasi terkait adanya kesepakatan yang “segera” meskipun unsur-unsur kesepakatan sedang dibahas. Beberapa isu substantif — termasuk mekanisme pembuangan uranium yang sangat diperkaya, pelepasan dana beku, dan urutan pencabutan sanksi — diperkirakan tetap menjadi hambatan utama dalam perundingan.

Hingga laporan ini ditulis, negosiasi masih berlangsung dan pejabat AS menegaskan kesiapan untuk menggunakan jalur diplomasi sebagai prioritas, meskipun kemungkinan pilihan lain tetap dibuka jika pembicaraan gagal. Dampak geopolitik dari perkembangan ini telah mempengaruhi pasar energi global dan menimbulkan kekhawatiran akan kembalinya eskalasi militer.

Belum dapat diverifikasi secara independen pernyataan lanjutan dari pihak-pihak terkait mengenai rincian paket perjanjian. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memberikan pembaruan ketika konfirmasi resmi tersedia.

Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.