Roger Waters: Tekanan Pro-Israel Diduga Berupaya Membungkam Pengkritik Israel
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, musisi Inggris Roger Waters menuduh kelompok pelobi pro-Israel mengorganisir kampanye internasional untuk membungkam kritik terhadap Israel terkait tindakan di Gaza.
Menurut data yang ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Tucker Carlson yang dirilis Jumat lalu dan dilaporkan oleh Anadolu, Waters mengatakan ia mengalami kesulitan mendapatkan akomodasi hotel selama turnya di Amerika Selatan pada 2023. ‘Saya tidak bisa menemukan hotel untuk menginap di mana pun di Buenos Aires atau di Kolombia atau di Ekuador,’ ujar Waters, yang juga menyebut mengalami masalah serupa di Montevideo, Uruguay.
Sumber lokal menyebutkan tim Waters pada akhirnya berhasil mendapatkan penginapan satu malam di Quito, Ekuador, namun menurut klaim Waters hotel tersebut harus menyamarkan keberadaannya. Waters mengaitkan kejadian-kejadian itu dengan upaya pelobi pro-Israel untuk menekan dan membungkam suara-suara yang mengkritik kebijakan Israel terhadap Palestina.
Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim yang disampaikan Waters tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk manajemen hotel dan perwakilan kelompok pelobi yang disebutkan.
Berdasarkan laporan, pernyataan Waters menambah daftar kontroversi terkait pembatasan terhadap tokoh publik yang vokal soal konflik Israel-Palestina. Tim redaksi akan mengupdate artikel ini jika ada konfirmasi tambahan dari sumber primer atau dokumen resmi.
Sumber: Anadolu, Middle East Monitor. Tim redaksi masih memverifikasi.
Photo by: Chris F, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel