Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Putin Bertemu Xi: Mengapa Rusia dan China Saling Membutuhkan

Admin May 20, 2026 at 07:04
Putin Bertemu Xi: Mengapa Rusia dan China Saling Membutuhkan

Berdasarkan laporan Associated Press dan media internasional lainnya, Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Beijing untuk pertemuan dua hari dengan Presiden China Xi Jinping, kedatangan yang diumumkan sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meninggalkan ibu kota China.

Menurut data yang dikumpulkan dari beberapa sumber, kunjungan ini dimaksudkan untuk menegaskan kembali hubungan strategis dan ekonomi yang disebut kedua pihak sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya”, termasuk kerja sama di bidang energi seperti minyak dan gas. Pertemuan tersebut juga bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan Sino-Rusia, yang memberi kerangka simbolis bagi penguatan hubungan bilateral.

Hingga laporan ini ditulis, para pemimpin diperkirakan akan membahas akses pasar, pasokan energi, dan kerja sama teknologi. Sebagian analis menilai hubungan ini menjadi penting bagi Rusia yang semakin terisolasi akibat konflik di Ukraina, sementara bagi China kemitraan dengan Moskow berfungsi sebagai penyeimbang pengaruh Barat sekaligus sumber pasokan energi dan komponen industri kritis.

Sumber lokal menyebutkan langkah-langkah keamanan yang ketat di sekitar lokasi pertemuan, namun rincian perjanjian teknis maupun angka-angka transaksi belum diumumkan secara resmi. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah akan ada kesepakatan energi jangka panjang atau penandatanganan jumlah investasi tertentu selama kunjungan ini.

Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim yang beredar di media sosial terkait isi pertemuan dan reaksi pasar. Laporan resmi dari kedua pemerintahan diharapkan akan memberikan keterangan rinci setelah pertemuan selesai.

Photo by: www.kaboompics.com, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.