Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Pemecatan Karim Khan: Pengadilan Pidana Internasional Menghadapi Titik Balik atau Keruntuhan?

Admin July 26, 2026 at 12:04
Pemecatan Karim Khan: Pengadilan Pidana Internasional Menghadapi Titik Balik atau Keruntuhan?

Berdasarkan laporan Associated Press, Jaksa Agung Pengadilan Pidana Internasional (ICC) Karim Khan telah diberhentikan setelah voting mayoritas oleh negara-negara anggota. Menurut data, keputusan itu diambil pada pertemuan yang melibatkan sekitar 125 negara anggota, dan pemecatan dipicu oleh tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang asisten perempuan — tuduhan yang dibantah oleh Khan dan berencana untuk ditantang melalui jalur hukum.

Hingga laporan ini ditulis, kepemimpinan kantor penuntut akan dijalankan sementara oleh dua deputi Khan, sementara proses pemilihan pengganti permanen diperkirakan dapat memakan waktu beberapa bulan. Pejabat ICC menegaskan bahwa langkah ini tidak akan mempengaruhi surat perintah penangkapan yang sudah dikeluarkan, termasuk terkait kasus di Gaza, karena wewenang atas surat perintah tersebut tetap berada di tangan para hakim.

Kasus ini terjadi di tengah tekanan eksternal yang intens terhadap pengadilan. Berdasarkan laporan, kampanye diplomatik oleh beberapa negara — termasuk upaya yang dilaporkan dari Amerika Serikat untuk melemahkan lembaga — dan pengumuman penarikan diri Venezuela belakangan ini, telah memperburuk krisis legitimasi yang dihadapi ICC.

Sumber lokal menyebutkan suasana tegang pada sidang negara-negara anggota, dengan debat sengit antara pendukung penguatan peradilan internasional dan pihak-pihak yang menuntut reformasi atau pembatasan wewenang pengadilan. Dampak politik dari pemecatan ini dinilai oleh sebagian pengamat sebagai momen penentu: bagi sebagian pihak, ini peluang untuk reformasi dan pembaruan; bagi pihak lain, bukti kerentanan institusi terhadap tekanan geopolitik.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim terkait latar belakang tuduhan terhadap Khan dan rincian lobi diplomatik yang mengiringi proses pemecatan. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen dan pernyataan resmi kedua belah pihak serta reaksi negara-negara anggota.

Sementara itu, para analis memperingatkan bahwa krisis kepemimpinan ini dapat mengurangi kepercayaan publik dan mitra internasional pada kemampuan ICC menjalankan tugasnya, kecuali jika transisi dijalankan dengan transparan dan cepat. Hingga saat ini, pengadilan menegaskan bahwa penyelidikan yang sedang berjalan tidak akan dihentikan, namun prospek jangka panjang bagi institusi tetap dipertanyakan oleh banyak pihak.

Photo by: Matt Webster, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.