Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

PBB Pertanyakan Legalitas Perintah Pengungsian Paksa Israel di Lebanon

Admin June 9, 2026 at 09:04
PBB Pertanyakan Legalitas Perintah Pengungsian Paksa Israel di Lebanon

Berdasarkan laporan PBB, juru bicara organisasi internasional itu menyatakan bahwa perintah pengungsian paksa yang dikeluarkan di wilayah selatan dan timur Lebanon hampir mustahil untuk diikuti oleh penduduk setempat. Menurut data yang disampaikan, kebijakan pengosongan wilayah secara massal tanpa jaminan keselamatan dan rute evakuasi yang aman menimbulkan keraguan serius mengenai kepatuhan terhadap hukum humaniter internasional.

PBB memperingatkan bahwa perintah semacam itu berpotensi menjadi bentuk hukuman kolektif dan pemindahan paksa yang dilarang, terutama jika warga sipil tidak diberi akses keluar yang aman, perlindungan memadai, atau bantuan kemanusiaan. Sumber PBB juga menyebutkan kesulitan logistik dan risiko bagi warga yang mencoba mematuhi instruksi tersebut di tengah serangan udara dan pembatasan gerak.

Menurut data yang dilaporkan oleh pejabat Lebanon, serangan udara dan pembongkaran terkontrol oleh pasukan Israel telah berlangsung dalam skala besar; Perdana Menteri Lebanon melaporkan ribuan serangan udara dan pembongkaran sejak gencatan senjata sebelumnya, yang memperburuk krisis kemanusiaan dan meningkatkan jumlah pengungsi internal.

Sumber lokal menyebutkan bahwa banyak keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka dengan sedikit barang, infrastruktur dasar rusak, dan akses ke layanan kesehatan serta pasokan makanan semakin terbatas. Tercatat pula korban sipil dan penghancuran fasilitas publik, dengan beberapa warga tewas dan banyak yang mengalami luka-luka serta kehilangan tempat tinggal.

Hingga laporan ini ditulis, PBB menyerukan peninjauan segera terhadap perintah pengungsian tersebut dan mendesak semua pihak untuk memastikan perlindungan warga sipil serta akses tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan. Pernyataan dari juru bicara PBB yang menilai perintah itu “hampir mustahil diikuti” menjadi sorotan internasional terkait legalitas dan implikasi kemanusiaan kebijakan tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen rincian penuh tentang jumlah korban dan pola evakuasi di seluruh wilayah yang terdampak; laporan-laporan lokal dan internasional masih saling silang dan dinamis seiring perkembangan situasi di lapangan.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan terus memantau pernyataan resmi dari PBB, pemerintah Lebanon, serta otoritas Israel untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang dampak kebijakan pengungsian paksa ini terhadap warga sipil.

Photo by: Xach Hill, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.