Kepala PBB Sangat Khawatir atas Eskalasi Terbaru Afghanistan-Pakistan
Berdasarkan laporan Associated Press, The Guardian, dan sumber berita internasional lainnya, Sekretaris-Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan “deeply concerned” terhadap eskalasi kekerasan terbaru antara Afghanistan dan Pakistan dan menyerukan penghentian segera permusuhan serta perlindungan warga sipil.
Menurut data yang dikumpulkan dari otoritas Afghanistan dan laporan lapangan, serangan udara dan operasi darat yang dilancarkan Pakistan di provinsi timur Afghanistan — termasuk Paktia, Paktika, dan Kunar — dilaporkan menewaskan sedikitnya 36 warga sipil dan melukai lebih dari 160 lainnya. Dalam bahasa lokal korban yang meninggal digambarkan sebagai gugur. Belum dapat diverifikasi secara independen angka-angka tersebut.
Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan itu mengenai permukiman penduduk dan rumah-rumah, sementara pihak militer Pakistan mengatakan operasi itu adalah “berbasis intelijen” dan menargetkan tempat persembunyian militan, mengklaim 29 militan gugur. Klaim-klaim mengenai sasaran dan jumlah korban pihak bersenjata masih diperdebatkan.
Hingga laporan ini ditulis, ketegangan antara kedua negara telah meningkat dengan ancaman balasan dari pemerintah Taliban di Kabul, yang mengecam serangan tersebut sebagai tindakan agresi. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut termasuk identitas para korban dan kronologi operasi lintas-batas.
Guterres menyerukan “an immediate cessation of hostilities and the protection of civilians,” menekankan perlunya de-eskalasi dan akses kemanusiaan untuk menilai serta membantu para korban. Pernyataan PBB ini datang setelah beberapa upaya mediasi sebelumnya gagal meredam gesekan antara kedua negara.
Belum dapat diverifikasi secara independen laporan tentang apakah ada korban dari kelompok atau kewarganegaraan lain di antara mereka yang gugur atau terluka. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan tambahan dari wilayah terdampak dan tanggapan resmi dari Islamabad dan pihak-pihak terkait lainnya.
Photo by: Kamal Hyder, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel