Paus Leo: ‘Angin Perang’ Kembali Bertiup di Timur Tengah dan Ukraina
Berdasarkan laporan dari Vatikan dan sejumlah media internasional, Paus Leo memperingatkan bahwa ‘angin perang’ kembali bertiup melintasi wilayah Timur Tengah dan Ukraina.
Menurut data yang dikumpulkan, Ukraina kembali menjadi sasaran serangan besar-besaran; hingga laporan ini ditulis, setidaknya 10 tewas dan lebih dari 80 orang luka-luka akibat serangan rudal dan gelombang drone yang melanda beberapa kota, termasuk Kyiv. Pontiff urges perseverance in dialogue, diplomacy — Paus Leo menyerukan ketekunan dalam dialog dan diplomasi, menyebut kedua jalur itu sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan langgeng.
Di wilayah Timur Tengah, sumber lokal menyebutkan adanya eskalasi ketegangan dan gelombang serangan yang meningkatkan jumlah korban dan kerusakan infrastruktur. Belum dapat diverifikasi secara independen berapa banyak korban atau pihak yang bertanggung jawab atas sejumlah insiden yang dilaporkan di daerah-daerah tersebut.
Paus Leo juga mendesak komunitas internasional untuk memperkuat upaya kemanusiaan dan membuka koridor bantuan bagi penduduk sipil yang terdampak konflik. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut, termasuk identitas korban serta klaim-klaim terkait pelaku serangan.
Menurut Vatikan, sang Paus menekankan bahwa hanya melalui dialog, diplomasi, dan kemauan politik yang tulus dapat dicapai perdamaian yang berkeadilan dan berkelanjutan di kedua kawasan yang terancam itu.
Photo by: Chiara Salvi, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel