Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel

Admin May 29, 2026 at 20:06
Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel

Berdasarkan laporan Kementerian Luar Negeri Palestina, pembatasan Israel terhadap masuknya bantuan kemanusiaan terus berlanjut dan mengancam kembalinya kelaparan massal di Jalur Gaza. Menurut data yang dikompilasi dari beberapa sumber internasional dan lokal, upaya Israel memperluas kontrol wilayah hingga sekitar 70% Gaza dipandang memperburuk akses bantuan dan memaksa sebagian besar dari sekitar 2,2 juta penduduk ke area yang sangat padat.

Hingga laporan ini ditulis, serangan udara dan pembatasan pergerakan masih menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan rusaknya infrastruktur vital. Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam 48 jam terakhir 16 warga Palestina gugur dan puluhan lainnya luka-luka, sementara di beberapa wilayah pemakaman diadakan untuk 10 orang yang gugur termasuk lima anak dan seorang militan Hamas. Pernyataan resmi yang mengutip perintah Perdana Menteri Israel untuk memperluas kontrol militer atas sebagian besar wilayah Gaza juga dilaporkan oleh kantor berita internasional.

Kondisi kelaparan, kelangkaan bahan bakar, dan keterbatasan obat-obatan membuat rumah sakit-rumah sakit hampir kolaps, dan lembaga kemanusiaan memperingatkan bahwa tanpa pembukaan jalur bantuan yang aman situasi dapat berubah menjadi bencana kemanusiaan yang lebih luas. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa rincian lapangan dan kronologi serangan, dan beberapa klaim yang beredar Belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan kebutuhan mendesak akan konvoi bantuan yang dilindungi dan akses ke fasilitas medis bagi warga sipil. Pernyataan pihak Palestina menyerukan tekanan internasional untuk mengakhiri pembatasan dan membuka koridor kemanusiaan demi mencegah jatuhnya korban lebih banyak dan skenario kelaparan kembali.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.