Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

Militer AS Umumkan Gelombang Baru Serangan Terhadap Target di Iran

Admin July 14, 2026 at 13:05
Militer AS Umumkan Gelombang Baru Serangan Terhadap Target di Iran

Berdasarkan laporan, Angkatan Bersenjata Amerika Serikat mengumumkan telah melancarkan dan menyelesaikan gelombang baru serangan terhadap beberapa sasaran di Iran. Menurut data yang beredar, serangan ini merupakan kelanjutan dari beberapa malam serangan sebelumnya yang menargetkan infrastruktur militer dan fasilitas terkait laut serta rudal di kawasan Bandar Abbas dan Pulau Qeshm.

Hingga laporan ini ditulis, pihak militer AS menyatakan operasi dilakukan untuk menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz setelah kebijakan blokade dan usulan pungutan transit diumumkan oleh pemerintahan AS. Sumber lokal menyebutkan adanya kerusakan pada sejumlah fasilitas militer dan infrastruktur pelabuhan, namun rincian target dan cakupan kerusakan belum dipublikasikan secara rinci.

Iran dilaporkan melakukan pembalasan dengan menyerang dua kapal tanker yang terkait Uni Emirat Arab dan menargetkan fasilitas militer AS di beberapa negara Teluk, termasuk Bahrain, Kuwait, dan Oman. Menurut laporan media internasional, serangkaian serangan ini menimbulkan korban; satu orang dilaporkan tewas dalam insiden yang terkait serangan terhadap fasilitas di Bahrain. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah korban berasal dari militer, sipil, atau afiliasi tertentu.

Konflik berkepanjangan ini telah memicu gejolak pada pasar energi global; menurut data pasar, harga minyak dunia melonjak signifikan dan arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz mengalami penurunan tajam. Beberapa pihak internasional juga mempertanyakan legalitas langkah-langkah baru terkait pengamanan jalur pelayaran.

Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim yang dilontarkan kedua belah pihak. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut termasuk jumlah korban, identitas pihak yang terdampak, serta bukti kerusakan di lokasi-lokasi yang diklaim diserang. Kami akan memperbarui berita ini jika ada informasi resmi tambahan atau konfirmasi dari sumber yang dapat dipercaya.

Photo by: Mahdi Ojaghi, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.