Menteri Keamanan Israel Mengaku Merobohkan 5.700 Rumah Palestina dalam Setahun, Bersumpah Akan Merobohkan Lebih Banyak
Berdasarkan laporan, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memuji tindakan perobohan rumah warga Palestina dan mengaku telah merobohkan sebanyak 5.700 rumah selama satu tahun terakhir. Pernyataan itu disampaikan Ben-Gvir dalam sebuah konferensi di Tel Aviv, yang dikutip oleh media Israel Channel 12.
Menurut data yang dikutip dari pernyataan tersebut, Ben-Gvir mengatakan: “I demolished 5,700 homes in the past year alone,” dan menegaskan, menurut laporan, bahwa ia akan terus merobohkan lebih banyak bangunan, khususnya di komunitas Badui. Hingga laporan ini ditulis, pernyataan itu menambah ketegangan di tengah eskalasi militer Israel terhadap warga Palestina.
Sumber lokal menyebutkan komunitas Badui dan desa-desa penggembala di Negev serta wilayah Tepi Barat yang diduduki menjadi sasaran kebijakan yang berujung pada perobohan rumah dan penyitaan lahan. Amnesty International, dalam sebuah laporan yang dirilis pada 10 Juni, menilai bahwa Israel mempercepat kebijakan yang menargetkan komunitas Badui melalui penyitaan lahan dan langkah-langkah terkait.
Dampak tindakan perobohan ini, menurut sumber lokal, termasuk penggusuran keluarga dan hilangnya tempat tinggal bagi ribuan warga Palestina. Gambar yang beredar dan dilaporkan oleh beberapa media menunjukkan alat berat dan pasukan saat merobohkan bangunan di kawasan Hebron dan wilayah selatan lainnya.
Pernyataan Ben-Gvir memicu kecaman dari kelompok HAM internasional yang menilai perobohan massal rumah dapat melanggar hukum humaniter dan hak-hak sipil penduduk sipil. Pemerintah Israel menyatakan langkah-langkah tersebut berkaitan dengan alasan keamanan dan penegakan izin bangunan, tetapi kritik terhadap kebijakan ini terus disuarakan.
Belum dapat diverifikasi secara independen rincian lengkap terkait jumlah 5.700 rumah, daftar lokasi perobohan, maupun identitas warga yang terdampak. Tim redaksi masih memverifikasi klaim angka tersebut dan upaya perobohan lanjutan yang diumumkan. Sumber lokal menyebutkan bahwa pemantauan lapangan dan dokumentasi korban serta kerusakan terus dilakukan oleh organisasi masyarakat setempat dan kelompok bantuan.
Tim redaksi masih memverifikasi semua pernyataan pihak berwenang dan laporan di lapangan. Hingga laporan ini ditulis, perkembangan lebih lanjut masih ditunggu dan akan diperbarui bila informasi tambahan telah dikonfirmasi.
Photo by: Alfo Medeiros, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel