Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Pemimpin Kiri Prancis Mendesak Pengiriman Kapal Induk dan Mengecam Aksi Israel di Lebanon

Admin June 2, 2026 at 18:03
Pemimpin Kiri Prancis Mendesak Pengiriman Kapal Induk dan Mengecam Aksi Israel di Lebanon

Berdasarkan laporan, pemimpin sayap kiri Prancis Jean‑Luc Mélenchon mengkritik keras tindakan Israel di Lebanon dan menyerukan respons Prancis yang lebih tegas, termasuk pengerahan kapal induk Prancis ke Laut Mediterania.

Menurut data dari unggahan Mélenchon di platform X, ia menuduh Israel “menginvasi dan menganeksasi seluruh selatan Lebanon” dan menyebut tentara Israel sebagai “barbar genosidal”. Mélenchon juga menyinggung pengibaran bendera Israel di Benteng Beaufort, dengan mengatakan bahwa nama Prancis untuk benteng tersebut mengingatkan keterikatan sejarah antara Prancis dan Lebanon: “Kita berutang dukungan, kasih sayang dan solidaritas kepada Lebanon.”

Mélenchon berargumen bahwa kapal induk Prancis sebaiknya ditempatkan di Mediterania, bukan di Selat Hormuz, sebagai sinyal politik terhadap eskalasi di Lebanon. Sumber lokal menyebutkan benteng Beaufort telah diduduki dan menjadi simbol ketegangan di selatan Lebanon, namun hingga laporan ini ditulis hal itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Prancis mengenai rencana pengerahan kapal induk sebagaimana disarankan Mélenchon. Tim redaksi masih memverifikasi rincian pernyataan dan langkah kebijakan yang mungkin diambil, serta dampak potensial terhadap situasi di Lebanon dan kawasan sekitarnya.

Photo by: Peggy Anke, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.