Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan Netanyahu di Gedung Putih: Agenda Pertemuan dan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya Israel Perluas ‘Zona Kuning’, Ribuan Warga Gaza Terpaksa Mengungsi Lagi — Media Israel Delegasi Hamas Tiba di Kairo untuk Lanjutkan Negosiasi Fase Kedua Gencatan Senjata 99 Orang Gugur Ditemukan di Bawah Reruntuhan Rumah di Al-Sabra, Gaza Gelombang Panas Ancaman Baru, Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol Terancam Memburuk Meshrep: Warisan Budaya Uygur yang Menghubungkan Musik, Seni, dan Nilai-Nilai Komunitas Kepala PBB Tiba di Siprus, Tegaskan Dukungan untuk Upaya Perdamaian Zelenskyy Akan Bertemu Trump Saat Konflik Iran dan Ukraina Berpotongan Dukungan Internasional Menguat untuk Venezuela Setelah Gempa Mematikan Menteri Luar Negeri Yaman: Siap Eskalasi jika Houthi Terus Tekan

Lai Tolak Tekanan China, Janji Perkuat Pertahanan Taiwan

Admin May 20, 2026 at 12:05
Lai Tolak Tekanan China, Janji Perkuat Pertahanan Taiwan

Berdasarkan laporan, Wakil Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan penolakan terhadap tekanan dari China dan berjanji untuk memperkuat kemampuan pertahanan pulau tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh kantor kepresidenan dan kementerian pertahanan Taiwan, Pemerintah terus meningkatkan kesiapan militer dan memperkuat kerja sama pertahanan dengan mitra internasional. Lai mengatakan langkah-langkah ini diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keselamatan warga Taiwan.

Pernyataan Lai muncul setelah komentar Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa penjualan senjata kepada Taiwan dapat digunakan sebagai alat tawar-menawar dalam pembicaraan dengan China. Pernyataan itu, termasuk saran bahwa bantuan militer bisa dijadikan bahan negosiasi, belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan ada kekhawatiran di kalangan masyarakat dan analis keamanan mengenai potensi eskalasi politik jika isu bantuan militer dipolitisasi. Lai menegaskan bahwa Taiwan tidak akan mengorbankan keamanan nasional demi pertimbangan negosiasi pihak ketiga.

Hingga laporan ini ditulis, pejabat Taiwan dan mitra internasional belum mengumumkan perubahan kebijakan resmi terkait penjualan atau penggunaan alat pertahanan yang dimaksud. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan yang beredar dan akan mengabarkan perkembangan lebih lanjut bila ada konfirmasi resmi.

Photo by: Jimmy Liao, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.