Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara

Kampanye Digital ‘كذبوا عليكم’ Bongkar Ilusi Akhir Perang di Gaza

Admin July 16, 2026 at 18:10
Kampanye Digital ‘كذبوا عليكم’ Bongkar Ilusi Akhir Perang di Gaza

Berdasarkan laporan, aktivis dari Jalur Gaza meluncurkan kampanye digital di media sosial dengan tanda pagar “كذبوا عليكم” (mereka berbohong kepada kalian) untuk menyoroti berlanjutnya pemboman dan kehancuran meskipun ada pembicaraan tentang gencatan senjata. Sumber lokal menyebutkan kampanye itu bertujuan memperlihatkan bahwa penderitaan warga sipil belum berakhir dan kondisi kemanusiaan justru kian memburuk.

Menurut data Associated Press, serangkaian serangan udara baru-baru ini di Gaza menyebabkan sedikitnya 12 orang gugur, termasuk beberapa petugas kepolisian dan seorang anak. Kantor hak asasi PBB mengkritik serangan tersebut karena dianggap gagal membedakan antara penegak hukum sipil dan pejuang bersenjata. Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim yang beredar di media sosial terkait penyebab dan pelaku setiap serangan.

Hingga laporan ini ditulis, unggahan dengan tanda pagar “كذبوا عليكم” terus mendapatkan respons luas dari pengguna di dalam dan luar Gaza, dengan banyak bukti visual yang diklaim menunjukkan rumah-rumah yang hancur, titik-titik pengungsian yang terus dibombardir, serta rekaman warga yang menggambarkan trauma dan kelangkaan bantuan. Tim redaksi masih memverifikasi materi visual dan keterangan saksi yang beredar melalui platform-platform tersebut.

Beberapa laporan internasional juga menyoroti tuduhan terhadap kelompok bersenjata yang diduga mengganggu distribusi bantuan, sementara pihak militer yang terlibat menyatakan serangan ditujukan pada target tertentu. Pernyataan dan klaim dari berbagai pihak ini kontras dengan narasi bahwa perang pemusnahan atau operasi besar telah berakhir, sehingga memicu kemarahan dan kampanye untuk mematahkan apa yang disebut aktivis sebagai “ilusi gencatan”.

Sumber lokal menyebutkan kebutuhan mendesak akan perlindungan sipil, pasokan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Hingga saat ini, kerja sama lembaga kemanusiaan masih berjalan di bawah kondisi berisiko tinggi. Tim redaksi masih memverifikasi informasi detail tentang korban, lokasi, dan kronologi insiden yang dipublikasikan dalam kampanye digital tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah klaim tentang berakhirnya perang yang beredar secara luas merefleksikan situasi di lapangan.

Photo by: Sahrichion, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.