Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Ketua Parlemen Iran Tolak Klaim AS: Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika

Admin June 25, 2026 at 23:04
Ketua Parlemen Iran Tolak Klaim AS: Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika

Berdasarkan laporan, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf, yang juga memimpin tim negosiasi Teheran, menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Iran yang dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.

Qalibaf menulis di platform X bahwa “Amerika salah mengklaim aset kami yang dicairkan akan membeli produk pertanian mereka.” Menurut pernyataannya, Iran tidak akan menggunakan dana itu untuk membeli barang-barang pertanian AS. Ia juga mengkritik catatan perdagangan dan politik Washington, menyebut AS “hanya mengekspor kedelai GMO, janji yang rusak dan omongan kosong.”

Menurut data yang disampaikan oleh pihak-pihak AS, termasuk pernyataan Presiden AS yang menyebutkan bantuan awal senilai sekitar $500 juta dalam bentuk barang Amerika, dana yang dicairkan akan diarahkan untuk pembelian kebutuhan, dengan mekanisme escrow dan pembayaran langsung ke vendor pihak ketiga, bukan penyaluran tunai langsung ke Teheran. Namun, klaim ini Belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan bahwa pernyataan Qalibaf bertujuan meredam kekhawatiran domestik atas mekanisme penggunaan aset yang dibekukan. Hingga laporan ini ditulis, kedua belah pihak tetap berpegang pada versi mereka masing-masing mengenai rincian teknis pemanfaatan aset.

Berdasarkan laporan internasional sebelumnya, efisiennya mekanisme escrow dan pengawasan internasional menjadi titik perdebatan. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen-dokumen teknis terkait perjanjian sementara yang diklaim melibatkan pengaturan pembelian barang-barang kemanusiaan dan komersial.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah paket awal yang diumumkan pihak AS telah diformalkan dalam kontrak-komersial atau masih berupa kesepakatan politik sementara. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan dan akan memperbarui laporan ini jika informasi resmi baru tersedia.

Photo by: Héctor Berganza, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.