Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Islamabad Puji Kesepahaman Washington-Tehran dan Janji Dukung Proses Diplomasi

Admin June 15, 2026 at 12:09
Islamabad Puji Kesepahaman Washington-Tehran dan Janji Dukung Proses Diplomasi

Berdasarkan laporan, Pakistan menyambut kesepahaman yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran, menilai langkah tersebut sebagai kemajuan positif bagi stabilitas regional dan upaya diplomasi yang berkelanjutan. Menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Pakistan Mohammad Ishaq Dar, Islamabad “sangat menyambut” kesepahaman yang dicapai dan menilai kesepakatan itu mengirim “pesan menenangkan kepada komunitas internasional” serta membantu memulihkan kepercayaan pasar global.

Menurut data dari Associated Press dan laporan media internasional lainnya, kerangka kesepahaman itu meliputi gencatan senjata sementara di beberapa front, rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, serta langkah-langkah untuk mencabut sebagian blokade angkatan laut AS. Laporan-laporan tersebut menyebutkan rencana penandatanganan formal dalam beberapa hari ke depan di Swiss dan jangka waktu 60 hari untuk menyelesaikan rincian teknis terkait program nuklir Iran.

Dar juga menyampaikan terima kasih kepada negara-negara yang berperan dalam upaya mediasi, termasuk Arab Saudi, Qatar, Turki, dan Mesir. Sumber lokal menyebutkan Pakistan tetap siap mendukung upaya yang bertujuan mempertahankan kemajuan yang telah dicapai dan mendorong negosiasi pada isu-isu yang masih tersisa saat Washington dan Teheran bergerak menuju kesepakatan akhir.

Hingga laporan ini ditulis, jumlah pasti korban akibat konflik serta beberapa klaim terkait implementasi kesepakatan masih belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait penarikan blokade, pelepasan aset yang dibekukan, serta dampak langsung kesepakatan terhadap situasi di Lebanon dan kawasan sekitarnya.

Berdasarkan laporan pasar energi, pengumuman mengenai kesepahaman tersebut memicu penurunan harga minyak global karena munculnya harapan akan normalisasi jalur pelayaran. Menurut data ekonomi awal, langkah-langkah diplomatik ini dipandang berpotensi meredakan tekanan pada pasar internasional.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua elemen yang tercantum dalam kerangka kesepakatan akan diterapkan sesuai jadwal; beberapa isu sensitif disebut akan dibahas lebih lanjut dalam pembicaraan teknis. Sumber lokal menyebutkan proses mediasi melibatkan beberapa putaran pertemuan di Doha dan Islamabad.

Tim redaksi masih memverifikasi reaksi dari aktor-aktor regional lain, termasuk Israel, Hizbullah, dan negara-negara Teluk, terhadap perkembangan ini. Kami akan memperbarui laporan ini apabila terdapat konfirmasi resmi lebih lanjut.

Photo by: Leonid Altman, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.