Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

Iran Siap ‘Menyambut’ Invasi Darat AS saat Serangan Tit-for-Tat Berlanjut

Admin July 20, 2026 at 22:05
Iran Siap ‘Menyambut’ Invasi Darat AS saat Serangan Tit-for-Tat Berlanjut

Berdasarkan laporan, Tehran menyatakan siap “menyambut” kemungkinan invasi darat oleh Amerika Serikat, sementara serangkaian serangan balasan antara kedua negara terus berlangsung.

Menurut data yang dipublikasikan oleh US Central Command (Centcom), militer AS mengklaim telah melancarkan serangan untuk malam kesembilan berturut-turut, menargetkan “pusat komando militer Iran, situs pertahanan udara dan pengawasan pantai, kemampuan maritim, lokasi peluncuran rudal dan drone serta jaringan komunikasi”. Klaim ini disampaikan melalui unggahan di X oleh Centcom. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan pimpinan negara sedang “menghitung mundur menit untuk menyambut” pasukan AS jika terjadi invasi darat. Pernyataan itu juga menyinggung perjanjian interim yang dimediasi Pakistan dan ditandatangani dengan AS pada Juni, yang menurut Baghaei teksnya “sangat jelas” sehingga tidak ada alasan bagi Washington untuk melanggarnya. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, AS menyatakan serangan bertujuan untuk “lebih mengurangi kemampuan Iran menyerang kapal komersial dan pelaut sipil yang melintasi Selat Hormuz”. Sumber lokal menyebutkan terlihat asap membubung di beberapa lokasi yang menurut pihak militer AS menjadi sasaran serangan. Tim redaksi masih memverifikasi detail lokasi dan dampak serangan tersebut.

Sebelumnya, beberapa tentara Amerika dilaporkan tewas dalam insiden di Yordania dan Irak selama akhir pekan. Angka pasti korban dan rincian peristiwa masih belum lengkap; tim redaksi masih memverifikasi jumlah dan kondisi di lapangan. Klaim-klaim dari kedua belah pihak terhadap kerusakan dan korban jiwa belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber-sumber resmi dari kedua negara saling mengeluarkan pernyataan keras, sementara komunitas internasional terus mengamati eskalasi yang berpotensi memperluas konflik regional. Tim redaksi akan terus mengikuti perkembangan dan memperbarui berita ini setelah informasi tambahan dapat dikonfirmasi.

Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.