Iran Serang Sekutu AS di Timur Tengah, Konflik Memasuki Pekan Kedua
Berdasarkan laporan, Iran melancarkan gelombang serangan terhadap sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah saat pembalasan atas serangan AS memasuki pekan kedua. Serangan dilaporkan menyasar pangkalan militer dan beberapa infrastruktur sipil di beberapa negara Teluk.
Menurut data yang diterima, Kuwait menuding Iran menargetkan situs-situs sipil dan infrastruktur penting, termasuk fasilitas pembangkit listrik dan pabrik desalinasi air. Menurut data, Kuwait mengandalkan air desalinasi untuk sekitar 90% kebutuhan minum penduduknya, sehingga kerusakan pada fasilitas tersebut berdampak besar pada pasokan air.
Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa fasilitas sipil mengalami gangguan operasi dan bandara setempat sempat menghentikan sebagian layanan. Di Bahrain terdengar sirene pertahanan udara, sementara Yordania melaporkan berhasil mencegat beberapa rudal. Hingga laporan ini ditulis, militer AS mengonfirmasi dua anggota dinas AS tewas dan satu dinyatakan hilang setelah serangan balasan di wilayah Yordania; beberapa personel lainnya dilaporkan luka.
Iran mengklaim telah menyerang pangkalan AS di Kuwait dan Yordania, menghancurkan pesawat, serta menambang kapal tanker di Selat Hormuz. Iran juga menyampaikan angka korban dari serangan-serangan AS sebelumnya, dengan laporan internal menyebut sekitar 50 gugur dan 500 luka-luka. Klaim-klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen dan pihak-pihak internasional memberikan pernyataan yang saling bertentangan.
Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) melanjutkan serangkaian serangan terhadap sasaran Iran, termasuk fasilitas pengintaian, logistik, dan penyimpanan senjata. Pengamat mengatakan eskalasi ini mendorong kenaikan harga minyak dan memicu kecaman dari beberapa negara tetangga serta organisasi internasional yang mengingatkan bahaya menyerang infrastruktur sipil.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua klaim kerusakan dan korban yang dilaporkan oleh kedua belah pihak sepenuhnya akurat. Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan lokal dan pernyataan resmi dari masing-masing negara, serta akan memberikan pembaruan saat informasi lebih lengkap tersedia.
Photo by: Lara Jameson, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel