Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Iran: Inspektur IAEA Tidak Akan Diberi Akses ke Situs Nuklir yang Dibom

Admin July 2, 2026 at 05:14

Berdasarkan laporan Anadolu, Ketua Parlemen Iran dan negosiator utama Mohammad Bagher Qalibaf mengatakan bahwa inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) “tidak akan diberi akses apapun” ke situs-situs nuklir yang dibom dan mengalami kerusakan. Qalibaf menyampaikan pernyataan itu dalam pidato yang disiarkan dan diposting di saluran Telegramnya.

Menurut data yang disampaikan Qalibaf, parlemen Iran telah mengesahkan undang-undang terkait pembatasan akses, dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran juga mengadopsi resolusi yang sejalan. “Di bawah undang-undang ini, tidak akan diberikan akses apapun ke situs yang telah dibom dan rusak,” katanya, seraya menegaskan Teheran “tidak akan memberikan akses” di luar yang telah diotorisasi oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara tersebut.

Qalibaf menambahkan bahwa inspektur IAEA hanya berwenang untuk mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr dan Reaktor Riset Teheran. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan serangkaian serangan terhadap fasilitas-fasilitas yang diduga terkait program nuklir Iran.

Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai pembatasan akses dan dampak serangan Belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan adanya kerusakan di beberapa situs yang dibombardir, namun rincian tentang tingkat kerusakan dan korban belum jelas. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan upaya konfirmasi dari IAEA maupun otoritas internasional lainnya sedang dinantikan.

Photo by: Philipp Aleev, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.